Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gempa 4 kali guncang Ambon, warga berhamburan menyelamatkan diri

Gempa 4 kali guncang Ambon, warga berhamburan menyelamatkan diri Ilustrasi gempa bumi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kota dan Pulau Ambon, Provinsi Maluku diguncang gempa bumi secara beruntun. Warga panik dan berhamburan keluar rumah maupun bangunan bertingkat untuk menyelamatkan diri.

Gempa pertama berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 20:31:41 WIT dengan lokasi 50 Kilometer Barat Daya Pulau Ambon, kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Pusat gempa yakni pada 3.79 Lintang Selatan (LS) dan 127.76 Bujur Timur (BT).

Gempa kedua terjadi tiga menit pukul 20:34:42 WIT dengan kekuatan 5,6 SR berlokasi di 47 Kilometer Barat Daya Pulau Ambon di kedalaman 40 kilometer. Pusat gempa yakni pada 3.76 LS dan 127.78 BT.

Sedangkan gempa ketiga dengan skala lebih besar yakni 6,2 SR menguncang Pulau Ambon pukul 20:50:50 WIT, dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut, lokasi 38 kilometer Barat Daya Pulau Ambon. Posisi gempa 3.69 LS dan 127.85 BT.

Gempa keempat dengan kekuatan lebih kecil yakni 5,2 SR terjadi pukul 20:59:43 WIT, kedalaman 17 KM di bawah permukaan laut dan 47 Km Barat Daya Pulau Ambon dan berada pada posisi 3.78 LS dan 127.8 BT.

Akibat gempa beruntun tersebut, warga yang berada di rumah masing-masing berlarian keluar rumah karena khawatir tertimpa bangunan rumah yang roboh.

Begitu pun aparatur sipil negara (ASN) yang sedang bekerja lembur di kantor Gubernur Maluku, panik dan lari berhamburan keluar dari bangun berlantai tujuh, karena gempa yang dirasakan sangat kuat membuat bangunan kantor tersebut bergoyang.

Sejumlah wisatawan mancanegara maupun lokal yang menginap di sejumlah hotel pusat Kota Ambon, juga berlarian keluar untuk menghindari terjadinya hal-hal tidak diinginkan akibat bencana alam tersebut.

"Kami benar-benar kaget dan panik. Awalnya tidak terlalu merasakan gempa, tetapi goncangan secara tiba-tiba selain membuat bangunan kantor Gubernur bergoyang, meja serta peralatan kantor lainnya ikut bergetar dan jatuh," kata Muna, salah satu staf di Biro keuangan Setda Maluku, Selasa (31/10).

Hingga berita ini diturunkan, banyak warga masih terlihat berada di jalan maupun lokasi terbuka, karena takut terjadi gempa susulan serta kemungkinan lain yang dapat menimbulkan korban jiwa. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP