Gelar Razia Besar-besaran, Polres Depok Amankan Pemuda Mabuk Ganja di Jalan Margonda

Senin, 20 Mei 2019 04:04 Reporter : Nur Fauziah
Gelar Razia Besar-besaran, Polres Depok Amankan Pemuda Mabuk Ganja di Jalan Margonda TIm Jaguar tangkap remaja penjual senjata tajam di Halte UI. ©istimewa

Merdeka.com - Mengantisipasi munculnya geng motor yang belakangan ini meresahkan warga, Polresta Depok menggelar razia besar-besaran. Sasaran razia adalah titik rawan kriminal dan tawuran. Operasi skala besar akan terus dilakukan setiap hari, agar kondusifitas selama bulan Ramadan tetap terjaga dan masyarakat Kota Depok dapat menjalankan ibadah puasa dengan tentram.

"Ini rutin, kita lakukan selama Ramadan rute dan pola patroli tentu bervariasi," kata Kasatreskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan, Minggu (19/5).

Patroli di mulai dari wilayah GDC, Cilodong, Cimanggis, Tapos, Kelapa Dua, Jalan Raya Margonda. Terlihat beberapa kali petugas menghentikan kendaraan dan memeriksa pemuda yang asik kongkow di pinggir jalan.

"Kita laksanakan, patroli bersama Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal dan tim Jaguar, sasaran utama kami adalah tawuran dan pemuda yang nongkrong," kata Deddy.

Ketika melihat ada kelompok yang mencurigakan langsung diperiksa. Jika tidak terbukti maka mereka segera dibubarkan agar tidak berkelompok.

"Memang, pola kami seperti ini karena disinyalir tawuran kerap kali terjadi ketika mereka (remaja) berkumpul, biasanya membawa senjata tajam. Oleh karena itu, kami lakukan penggeledahan untuk memastikan apabila ditemukan membawa sajam atau narkoba maka segera kami tindak lanjuti," tukasnya.

Petugas melihat ada kelompok pemuda yang mencurigakan di Jalan Margonda. Setelah diperiksa ternyata mereka dalam kondisi mabuk. Petugas menemukan dua paket ganja yang disimpan dalam plastik dan disembunyikan di dekat pohon.

"Jadi enam orang ini, membawa paketan ganja ringan satu linting sudah diisap, dan dimasukkan ke dalam kotak rokok," tukasnya.

Kemudian ke Mapolresta Depok guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. "Untuk sementara, kami akan melakukan interogasi lebih mendalam mengenai asal usul ganja ini," tutupnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini