Gelar Demo, Dewan Syariah Solo Desak Jokowi Serius Tangani Masalah Papua

Jumat, 4 Oktober 2019 15:40 Reporter : Arie Sunaryo
Gelar Demo, Dewan Syariah Solo Desak Jokowi Serius Tangani Masalah Papua Demo Dewan Syariah Kota Surakarta. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi serius menangani masalah di Papua. Jika tidak mampu menjalankan tugasnya, presiden diminta mengundurkan diri. Tuntutan tersebut disampaikan DSKS dalam aksi demonstrasi di depan Mapolresta Surakarta, Jalan Adi Sucipto, Solo, Jumat (4/10).

"Tanggal 23 September 2019 di Wamena Papua telah terjadi kerusuhan yang mengakibatkan 33 orang meninggal dunia, termasuk dokter Soeko Maresetiyo, 10 ribu warga mengungsi, ratusan ruko, rumah, mobil dan motor dibakar massa. Pemerintah telah gagal menjalankan kewajibannya, sebagaimana disebut dalam UUD 1945. Yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia," teriak salah satu peserta aksi, saat berorasi.

Humas DSKS Endro Sudarsono menyampaikan, pihaknya turut berduka atas meninggalnya dokter Soeko Maresetiyo dan warga serta korban lainnya saat kerusuhan di Wamena. Pihaknya juga mempertanyakan kinerja aparat keamanan dan BIN atas tragedi tersebut.

"Kami mendesak pemerintah dan aparat keamanan agar segera melakukan pemulihan kondisi di Wamena, dengan pendekatan persuasif agar situasi kembali aman dan tetap meningkatkan keamanan bagi semua warga," katanya.

DSKS, lanjut Endro juga meminta pihak berwenang untuk menindak semua perusuh dan menangkap aktor intelektual tragedi Wamena. Termasuk menginvestigasi Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Penegakan hukum yang lemah atau secara berlebihan akan berdampak pada keamanan negara secara umum dan memicu konflik horisontal. Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan," pungkas Endro. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini