Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gazebo dekat musala di Bantul dibakar orang tak dikenal

Gazebo dekat musala di Bantul dibakar orang tak dikenal Pembakaran di musala Kantor Pengurus Muhammadiyah Bamguntapan Selatan. ©2018 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Sebuah gazebo di dekat musala yang berada di dalam kompleks Kantor Pengurus Cabang Muhammadiyah Kecamatan Banguntapan Selatan, Dusun Kepanjen, Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan, Bantul dibakar oleh orang tak dikenal pada Minggu (11/3) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat pembakaran itu, dua buah sarung, satu sajadah, karpet dan sebuah bangunan yang tak jauh dari musala terbakar.

Sudarman (55), pengurus PAUD Faturrohman yang juga berada di komplek kantor tersebut mengatakan bahwa kebakaran terjadi setelah Salat Isya. Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga saat melihat gazebo milik PAUD Faturrohman terbakar. Kemudian warga pun berdatangan untuk mematikan api tersebut.

"Awalnya warga lihat ada asap mengepul dari TPA. Kemudian warga tahu ada gazebo terbakar. Kemudian warga memadamkan api. Selain itu di gazebo juga ada kasur yang biasa buat anak-anak PAUD istirahat juga terbakar," ujar Sudarman, Senin (12/3).

Sudarman menyampaikan setelah api yang membakar gazebo berhasil dipadamkan warga pun kemudian pulang. Warga, kata Sudarman tak mengecek kondisi musala yang berada di lantai 2.

"Jam 06.00 WIB saya mau ke musala. Saat saya mau masuk, pintu musala dalam keadaan terbuka. Saya curiga, biasanya memang tidak dikunci tetapi selalu tertutup. Saat masuk saya lihat beberapa barang di dalam musala sudah terbakar. Ada sajadah, karpet sama sarung," terang Sudarman.

Sudarman menjelaskan semua barang yang dibakar itu berada di tempat imam. Kondisinya, kata Sudarman habis terbakar. "Saat masuk enggak ada bau bensin. Setelah tahu ada yang dibakar di musala segera lapor ke Polsek Banguntapan," ungkap Sudarman.

Sudarman mengaku selama ini pihaknya tak pernah mendapatkan ancaman dari pihak manapun. Sudarman juga mengklaim baik pihak PAUD maupun pengurus Muhammadiyah Cabang Banguntapan Selatan tak memiliki musuh sama sekali.

"Di sini kehidupannya rukun dan adem tentram. Enggak pernah ada masalah. Enggak pernah punya musuh juga," urai Sudarman.

Terpisah, Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan saat dihubungi oleh wartawan mengatakan kasus percobaan pembakaran di musala Faturrohman ini masih dalam penyelidikan. Pihak Polres Bantul, sambung sudah menerjunkan tim untuk mengungkap kasus tersebut.

"Tadi sudah olah TKP. Sudah memeriksa beberapa saksi juga," tutup Hasibuan.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP