Ganjar Kantongi Data Para Pelaku Industri yang Cemari Bengawan Solo

Kamis, 5 Desember 2019 19:56 Reporter : Arie Sunaryo
Ganjar Kantongi Data Para Pelaku Industri yang Cemari Bengawan Solo Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan tenggat waktu satu tahun kepada pelaku industri untuk menyelesaikan persoalan limbah, agar tidak mencemari aliran Sungai Bengawan Solo. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada perbaikan, dia tak segan untuk melibatkan penegak hukum.

"Satu tahun silakan semua memperbaiki sistemnya (IPAL). Jangan buang limbah di sungai (Bengawan Solo). Kalau anda melanggar, maka penegak hukum saya akan turunkan dengan kewenangannya," ujar Ganjar seusai membuka Festival Kaum Muda Bursa Kerja Inklusif di Graha Wisata Niaga Solo, Kamis (5/12).

Ganjar mengaku sudah memiliki data terkait pelaku industri yang selama ini terindikasi menimbulkan pencemaran di Bengawan Solo akibat pembuangan limbah. Dia berharap dalam waktu dekat persoalan pencemaran sungai terpanjang di pulau Jawa itu bisa diselesaikan.

"Sekarang lagi kerja semua, mudah-mudahan nanti bisa segera dibereskan. Data-datanya kita sudah ada," katanya.

Pencemaran Sungai Bengawan Solo tak hanya berimbas bagi warga Solo dan sekitarnya. Meskipun volume air sudah meninggi, namun aliran sungai yang berhulu di Kabupaten Wonogiri itu juga tak memenuhi syarat untuk diolah sebagai air minum oleh PDAM Kabupaten Blora akibat tercemar limbah. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini