Ganggu perjalanan KA, gubuk liar di sepanjang jalur Bogor-Cilebut dibongkar
Merdeka.com - Sebanyak 157 bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 1 Jakarta dibongkar petugas hari ini. Titik pembongkaran di sepanjang jalur perlintasan kereta api dari Stasiun Bogor hingga Stasiun Cilebut.
Deputi I Daops I Jakarta PT KAI, Ari Soepriyadi, mengatakan penertiban bertujuan mengembalikan seluruh aset milik PT KAI di sepanjang jalur perlintasan tersebut yang selama ini telah dialihfungsikan oleh warga sekitar.
"Jumlah yang kita tertibkan hari ini ada 157 bangunan semi permanen, semuanya ilegal berdiri di tanah milik PT KAI. Rata-rata bangunan liar ini berupa warung," ungkap Ari, Rabu (5/9).
Selain itu, sambung Ari, banyaknya bangunan liar yang berdiri juga berpotensi membahayakan struktur tanah di sepanjang rel kereta dan bisa menimbulkan longsor sewaktu-waktu. Penertiban ini melibatkan puluhan anggota Polri, TNI, dan Satpol PP Kota Bogor.
Dirinya menyebut, pembongkaran bangunan liar di sepanjang rel kereta akan terus dilakukan demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna jasa angkutan kereta api.
"Kita lihat dari Stasiun Bogor sampai Stasiun Cilebut banyak sekali bangunan liar warga dekat dengan rel kereta. Itu khawatirkan bisa mengganggu perjalanan kereta yang sangat padat di jalur ini," tuturnya.
"Ini bertahap, kita juga sudah berikan sosialisasi penertiban ini kepada masyarakat di pinggir rel demi kelancaran perjalanan kereta," tutup dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya