Gagal menjambret tas jemaah gereja, Asri babak belur dihakimi massa
Merdeka.com - Gara-gara mau menjambret seorang jemaah gereja, Asri (20), warga Jl Manunggal, Mariso, Makassar, langsung terkapar usai dihakimi warga. Tak hanya itu, sepeda motor yang dipakai pelaku untuk melakukan kejahatan tersebut juga dibakar massa.
Kapolsek Ujung Pandang AKP Ananda Fauzi Harahap mengatakan, kejadian bermula saat korban bernama Lisa Markus (20), warga Jl Buntu Torpedo sedang berjalan kaki usai menjalani kegiatan Natal Pemuda di Gereja Toraja Bawakaraeng, Rabu (14/12) kemarin, sekitar pukul 23.30 wita. Tiba-tiba seorang pengendara motor dari belakang menarik tas miliknya.
"Korban berusaha mempertahankan tasnya sehingga terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku, akan tetapi korban mempertahankan tas miliknya. Korban Lisa Markus terjatuh dan terseret tapi dia berhasil mempertahankan tas. Dia kemudian berteriak jambret," kata Fauzi saat dikonfirmasi, Kamis (15/12).
Mendengar teriakan itu, imbuh Fauzi, warga langsung berkumpul dan mencoba mengadang pelaku. Karena terhalang kumpulan warga, motor yang dikendalikan Asri terjatuh, dan dia mengeluarkan badik dan berusaha melarikan diri ke Lapangan Karebosi.
Langkahnya kemudian terhenti di Jl Buntu Torpedo, Kecamatan Ujung Pandang. Asri segera menjadi bulan-bulanan warga, sedangkan sepeda motornya dibakar.
Saat diamankan polisi, dia membantah telah melakukan aksi penjambretan. Asri mengaku tangannya tersangkut di tas saat motornya menabrak korban.
"Pelaku kita amankan. Dibawa ke RS Bhayangkara dulu untuk penanganan lukanya kemudian kita tahan. Pelaku tidak mau mengakui perbuatannya. Kata dia, tangannya hanya nyangkut di tas korban," ujar Fauzi.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya