Fokus Tangani Covid-19, RSPI Tidak Layani Pasien Rawat Inap
Merdeka.com - Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Mohammad Syahril menegaskan, pihaknya tidak akan melayani pasien rawat inap selain positif Covid-19. Nantinya, pasien rawat inap yang saat ini ada akan dirujuk atau bahkan dipulangkan jika dianggap sudah sehat.
Kebijakan ini diambil berdasarkan RSPI Sulianti Saroso menjadi rumah sakit rujukan nasional untuk Covid-19. Di mana skala pasien yang terpapar virus ini meningkat setiap harinya.
"Jadi RSPI, salah satu rumah sakit rujukan nasional infeksi ini karena adanya eskalasi ini maka kita memperluas ruang isolasi. Bahkan rawat inap hari ini kita pulangkan atau kita rujuk ke rumah sakit yang lain," kata Syahril, Senin (16/3).
Untuk itu, dia mengungkapkan, pihak RSPI Sulianti Saroso menambah ruang isolasi dengan tekanan negatif sebanyak 15 tempat tidur untuk hari ini. Direncanakan secara bertahap, penambahan jumlah tempat tidur untuk ruang isolasi mencapai 90 unit.
"Besok tambah 15, nanti setelah itu kita tambah lagi, kita bisa tambah sampai 90 tempat tidur," tukasnya.
Ia memastikan penambahan ruang isolasi tidak menurunkan kualitas ruang isolasi itu sendiri.
Sementara ruang isolasi ditambah, Syahril juga menyampaikan pihaknya tetap melayani pasien rawat jalan. Sebab, pasien tersebut merupakan zona bebas atau tanpa perlu rawat inap di rumah sakit yang mengurangi jumlah tempat tidur dan ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19.
"Kita masih melayani rawat jalan karena rawat jalan adalah zona yang bebas," tandasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya