Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Firasat Presdir Adaro sebelum kematian Andre

Firasat Presdir Adaro sebelum kematian Andre Motor Ducati Bos Adaro. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Boy Thohir, Presiden Direktur Adaro mengaku sudah ada firasat jika Andre Mamuaya akan meninggal. Boy masih mengingat beberapa pesan Andre padanya.

"Tiga minggu lalu, saya salat Jumat bareng anak-anaknya Andre. Besoknya Andre telepon saya dia bilang Kak, kakak salat bareng anak-anak ya? Kalau begitu nanti saya titip anak-anak ya," ujar Boy Thohir di Pemakaman San Diego Hills, Rabu (22/8).

Waktu itu Boy tidak menanggapi perkataan Andre. Setelah mendengar kecelakaan motor Ducati yang ditunggangi Andre, Boy baru mengerti maksudnya. Hubungan keduanya memang sangat dekat. Andre biasa memanggil Boy dengan sebutan Kakak, bukan bapak, seperti lazimnya hubungan kerja.

"Di Adaro Andre itu seperti pemilik, bos, direktur, karyawan, saudara dan sahabat saya," kata Boy.

Kecelakaan Ducati itu diketahui Boy dari sekretaris perusahaan. Awalnya dia berharap Andre hanya luka-luka, tetapi ternyata kecelakaan maut itu mencabut nyawa Andre.

Andre tewas dalam kecelakaan saat menunggangi motor Ducati Sport 1000 S miliknya. Dia menabrak Toyota Innova kemudian terpental dan kepalanya membentur pot dan tiang di trotoar Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Mendiang meninggalkan istri Arini Subianto, dan dua orang putra Azarian Rafi Mamuaya (9) dan Azel Rasyid Mamuaya (7). (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP