Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Film dokumenter Banyu Buthek kritik eksplorasi PLTB Baturraden

Film dokumenter Banyu Buthek kritik eksplorasi PLTB Baturraden Film dokumenter Banyu Buthek. ©2017 Merdeka.com/abdul aziz

Merdeka.com - Film dokumenter "Banyu Buthek" (Sulbani Pictures. 2016) mendokumentasikan dampak eksplorasi PLTB Baturraden yang mencemari aliran sungai Prukut, Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Ditayangkan perdana pada Kamis (2/3) malam, berbagai komunitas di Banyumas nonton bareng untuk berdialog tentang imbas-imbas yang dimungkinkan dari pembangunan PLTB tersebut.

Sutradara film "Banyu Buthek", Aris Andrianto mengatakan bahwa film yang ia buat dilatarbelakangi oleh kenyataan miris yang dialami oleh ribuan warga di lima desa Kecamatan Cilongok. Mereka kesulitan mendapat air bersih sebab Sungai Prukut yang menjadi sumber air utama untuk kebutuhan sehari-hari selama berbulan-bulan mengalami pencemaran. Melalui film, Aris ingin mendokumentasikan suara-suara warga dari berbagai sisi mulai dari dampak domestik, ekonomi sampai sosial.

"Lewat film ini saya ingin mendokumentasikan perasaan, kegundahan juga hidup mereka yang tiba-tiba berubah sebab air tercemar," katanya kepada merdeka.com, Kamis (2/3).

Aris juga mengatakan lewat film tergambarkan bahwa sosialisasi eksplorasi PLTB Baturraden bersifat parsial. Pasalnya PT Sejahtera Alam Energy (SAE) dinilai tak melakukan sosialisasi sejak awal terkait dampak-dampak buruk pembangunan PLTB pada warga. Pengakuan warga, banyak di antara mereka masih simpang siur mengetahui transparansi seluruh tahapan pembangunan PLTB tersebut.

"Bahkan ada warga yang tak tahu kalau keruhnya aliran sungai Prukut dampak dari pembukaan akses jalan di areal hutan lindung Gunung Slamet, yang sebabkan jutaan kubik material tanah tercecer ke dalam aliran sungai. Warga malah ada yang salah duga pembangunan jalan tol" ungkapnya.

Salah satu penggiat komunitas di Banyumas, Cipto dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (Agra) mengatakan film tersebut mengingatkan bahwa proyek PLTB bakal mengancam banyak hal. Pencemaran sumber air hanya dampak awal yang sangat riskan menimbulkan dampak turunan.

"Film ini setidaknya mewartakan bahwa ada bahaya yang tengah mengintai di Banyumas," kata Cipto. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP