Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Festival Film Dokumenter Kudus 2014 diduga sarat korupsi

Festival Film Dokumenter Kudus 2014 diduga sarat korupsi Ilustrasi pembuatan film. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga kini masih mendalami kasus dugaan penyimpangan penyelenggaraan festival film dokumenter Kudus pada 2014. Mereka sudah meminta keterangan beberapa orang buat menelusuri amis korupsi dalam pelaksanaan acara itu.

"Sejauh ini sudah ada beberapa pihak yang dimintai keterangannya, termasuk penyelenggara acara (event organizer) kegiatan tersebut," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Hasran di Kudus, seperti dilansir dari Antara, Jumat (10/4).

Hasran mencatat, sudah ada enam orang dimintai keterangannya terkait dugaan terjadinya penyimpangan penyelenggaraan festival film dokumenter tersebut. Hingga kini, kata dia, Kejari Kudus belum menarik kesimpulan dari penelusuran itu. Apabila ada indikasi penyimpangan dalam penyelenggaraannya, lanjut dia, tentunya akan ditentukan setelah gelar perkara.

"Kami juga belum bisa memastikan apakah kasus tersebut muncul kerugian negara atau tidak karena saat ini masih dalam proses mengumpulkan bukti," ujar Hasran.

Hasran menambahkan, setiap laporan masyarakat tentu akan ditindaklanjuti, terlebih disertai dengan alat bukti. Beberapa pihak pernah ditanyai Kejari Kudus soal acara itu antara lain Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus dan bendahara proyek festival film dokumenter Kudus 2014.

Dugaan adanya penyimpangan pelaksanaan acara itu pertama kali disinggung oleh para pegiat tergabung dalam Milisi Penyelamat Uang Rakyat Kudus. Mereka mempertanyakan program kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus lewat festival film dokumenter Kudus 2014 menelan dana Rp 910 juta. Mereka menganggap hal itu pemborosan anggaran dan uang rakyat.

Adapun film dokumenter yang dihasilkan merupakan hasil karya para peserta festival yang berjumlah 60 film. Pagu anggaran pembuatan film pariwisata itu tercatat sebesar Rp 924,02 juta, sedangkan nilai kontraknya sebesar Rp 910 juta. Berdasarkan dokumen penggunaan anggaran 2014, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus memiliki kegiatan yang tertulis 'pembuatan film pariwisata' dan bukan menggelar festival film dokumenter.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Kasus Korupsi Pertambangan Ancam Program Hilirisasi, DPD Dukung Kejagung Usut Tuntas
Kasus Korupsi Pertambangan Ancam Program Hilirisasi, DPD Dukung Kejagung Usut Tuntas

Kejagung harus lebih aktif mengusut kasus-kasus pertambangan.

Baca Selengkapnya
Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp60 Miliar, Kejari Periksa Ketua KONI dan Mantan Kadispora Makassar
Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp60 Miliar, Kejari Periksa Ketua KONI dan Mantan Kadispora Makassar

Setidaknya anggaran sekira Rp60 miliar diselidiki Kejari Makassar tahun anggaran 2022 sampai 2023.

Baca Selengkapnya
Kejagung Harus Segera Selesaikan Kasus Korupsi Emas, Khawatir Ada Lobi-Lobi
Kejagung Harus Segera Selesaikan Kasus Korupsi Emas, Khawatir Ada Lobi-Lobi

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno menyoroti penanganan perkara tersebut.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dipanggil Terkait Kasus Korupsi Eks Mentan SYL, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Tak Penuhi Panggilan KPK
Dipanggil Terkait Kasus Korupsi Eks Mentan SYL, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Tak Penuhi Panggilan KPK

Arief Prasetyo meminta penjadwalan ulang. Ali menjamin, KPK akan menginformasikan jadwal pemeriksaan berikutnya.

Baca Selengkapnya
Pertama di Indonesia, Yuk Jelajahi Perpustakaan Anti Korupsi di Alun-Alun Kota Bandung
Pertama di Indonesia, Yuk Jelajahi Perpustakaan Anti Korupsi di Alun-Alun Kota Bandung

Di sini pengunjung bisa mendapatkan literasi seputar antikorupsi dengan mudah dan gratis.

Baca Selengkapnya
Korupsi Beras Rp10,7 Miliar, Kepala Cabang Bulog Waingapu Ditahan Jaksa
Korupsi Beras Rp10,7 Miliar, Kepala Cabang Bulog Waingapu Ditahan Jaksa

Zulkarnaen ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan cadangan beras pemerintah.

Baca Selengkapnya