Fadli Zon: Pangan Indonesia kian hari kurang berdaulat

Selasa, 28 Februari 2017 22:42 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Fadli Zon: Pangan Indonesia kian hari kurang berdaulat Fadli Zon di Makassar. ©2017 merdeka.com/salviah ika padmasari

Merdeka.com - Ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Fadli Zon mengatakan kedaulatan pangan di dalam negeri saat ini turun. Hal ini terjadi dan tak bisa dilepaskan dari masalah klasik di sektor pertanian dan sejumlah kebijakan WTO yang tidak ramah.

"Kalau kita melihat ke arah swasembada pangan dan kedaulatan pangan, selalu hampir di setiap pemerintahan saya kira targetnya ke arah sana, bukan ke sekadar ketahanan pangan yang orientasinya pada ketersediaan. Kita melihat makin hari justru realitasnya kita semakin kurang berdaulat," kata Fadli Zon saat bicara dalam kegiatan pelantikan pengurus baru DPD HKTI Sulsel di Hotel Clarion, Makassar, Selasa (28/2).

Dicontohkan, Indonesia saat ini masih mengimpor beras, jagung, daging, kedelai, garam bahkan ikan. Kenyataan ini menurut Fadli Zon adalah satu situasi ironis, karena Indonesia merupakan negara yang luar biasa kayanya di sektor pertanian.

Salah satu persoalan pertanian yang hingga kini belum terselesaikan adalah terkait benih, pupuk, akses terhadap modal, lahan juga perkreditan.

"Usia petani kita semakin hari semakin tua. Kalau tidak salah data yang ada bahwa rata-rata petani Indonesia usianya 52 tahun artinya makin sedikit orang muda mau jadi petani karena petani dan sektor pertanian selalu diidentikkan dengan kemiskinan dan ketidaksejahteraan. Saya kira memang ini paradigma yang harus diubah," terang politikus Partai Gerindra ini. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Fadli Zon
  2. Petani
  3. Makassar
  4. Pertanian
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini