Enam Orang Pelaku Persekusi ABG Diduga Curi Cincin di NTT Ditahan

Senin, 28 Oktober 2019 23:26 Reporter : Ananias Petrus
Enam Orang Pelaku Persekusi ABG Diduga Curi Cincin di NTT Ditahan Enam Pelaku Persekusi Gadis di NTT Ditahan Polisi. ©2019 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Polisi mengamankan enam orang pelaku persekusi terhadap seorang gadis berusia 16 tahun di Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, NTT. Ironisnya, persekusi ini dipimpin langsung oleh kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau, yang disaksikan oleh warga lainnya dan keluarga korban.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules A. Abast mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan mengenai pemeriksaan terhadap enam orang terkait kasus persekusi tersebut. Dan saat ini mereka sudah ditahan di Polres Belu.

"Enam orang sudah ditahan di Polres Belu. Enam orang diduga pelaku ini kita masih lakukan pemeriksaan secara intensif, agar secepatnya kita ketahui peran dari masing-masing yang diduga pelaku dan bilamana ada pelaku lainnya, tentunya akan lakukan upaya-upaya penangkapan atau pun pengamanan yang kita lakukan saat ini," katanya, Senin (28/10) malam.

Saat ini, dia mengungkapkan, korban tengah mendapatkan pendampingan dari unit PPA Polres Belu. Tujuannya untuk mengantisipasi trauma yang dialami korban setelah mendapatkan penyiksaan di depan umum.

"Untuk korban kita wajib dampingi karena masih dibawah umur. Terhadap enam orang warga yang dilaporkan keluarga korban, kita sudah amankan dan kita akan proses kasus ini sehingga terus berlanjut hingga di persidangan," ujarnya.

Jules menambahkan, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan kepolisian Timor Leste. Pasalnya Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau diduga melarikan diri ke negara Timor Leste. Harapannya agar dilakukan upaya-upaya pencarian maupun pencekalan terhadap yang bersangkutan.

"Bilamana yang bersangkutan berada di wilayah Belu, Malaka maupun daerah lain di Nusa Tenggara Timur, tentu kita akan lakukan upaya paksa baik mengamankan yang bersangkutan, maupun melakukan penangkapan. Tapi bilamana yang bersangkutan berada diluar Nusa Tenggara Timur, kita akan lakukan upaya pencarian dan kita akan berkoordinasi dengan seluruh elemen yang ada," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini