Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Elpiji Meledak di Atas Kapal yang Sandar di Dermaga Samarinda, 3 Orang Luka Parah

Elpiji Meledak di Atas Kapal yang Sandar di Dermaga Samarinda, 3 Orang Luka Parah Kondisi kapal pascaledakan elpiji di Samarinda. ©2019 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Tabung elpiji meledak di atas kapal penumpang dan barang KM Nordahlia F03 yang sedang tambat di Dermaga Mahakam Ulu Sungai Kunjang, Jalan Pangeran Untung Surapati, Samarinda, dini hari tadi. Tiga orang luka parah akibat peristiwa itu.

"Kejadiannya tengah malam tadi, sekitar jam 00.05 Wib. Dugaan sementara, dari elpiji 12 kilogram," kata Kabid Angkutan Sungai Dishub Samarinda Teguh Setiawardana, kepada merdeka.com, Rabu (25/12)

Belum diketahui persis sebab ledakan. Sebelum kejadian, KM Nordahlia yang melayani angkutan ke pedalaman Sungai Mahakam tujuan Long Bagun di kabupaten Mahakam Ulu, sedang tambat di dermaga.

Saat itu, sebagian ABK sedang tidur. Belakangan, diduga terjadi kebocoran elpiji. "Terjadi ledakan diduga elpiji, yang mengakibatkan kerusakan KM Nordahlia. Imbasnya, mengenai KM Maranatha, yang ada di sebelahnya," ujar Teguh.

kondisi kapal pascaledakan elpiji di samarinda

Diterangkan Teguh, pascakejadian, 2 orang luka bakar Riyan (21) dan Budianur (23) dilarikan ke RS Hermina, dengan luka bakar 40 persen dan 50 persen. Sementara Boy, terkena pecahan kaca. "Korban Boy ini, dirawat di RSUD Abdul Wahab Syachranie," sebut Teguh.

Usai kejadian, Dishub Samarinda mengeluarkan peringatan, agar pemilik kapal dan ABK, mengecek ulang kemungkinan adanya tabung bocor, sebelum berangkat mengirimnya ke hulu Mahakam. "Pemilik kapal harus melaporkan berapa jumah tabung elpiji 3 kg dan 12 kg, dan harus memberikan data kepada pengawas dermaga setempat, soal asal usul barang yang akan dimuat dikapal," tegas Teguh.

Dikonfirmasi merdeka.com, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda AKP Aldi Alfa mengatakan, penyelidikan ledakan yang mengakibatkan 3 orang terluka, dilakukan bersama Satreskrim Polresta Samarinda.

"Pagi tadi, Pak Kapolresta (Kombes Pol Arif Budiman), sudah mengecek ke lokasi. Pemeriksaan saksi sedang berjalan ya. Memang, dugaan sementara dari ledakan elpiji di kapal itu," kata Aldi.

"Tadi juga dilakukan pemindahan sekitar 300 tabung elpiji 3 kg dan 12 kg. Paling banyak, memang elpiji 3 kg, yang akan dikirim ke hulu Mahakam. Dipindahkan, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya ledakan baru. Sekali lagi bahwa penyelidikan sebab ledakan sedang berjalan," tutup Aldi.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP