Efek bom Kampung Melayu, Kemenhub beri keamanan ekstra di bandara
Merdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengaku sudah melakukan pengamanan ekstra bandar udara terkait insiden bom bunuh diri di Kampung Melayu, Rabu lalu. Keamanan juga diberlakukan kepada beberapa lokasi transportasi.
"Apa lagi dua hari yang lalu ada kejadian yang sangat mengejutkan kita bersama, kami sangat prihatin atas kejadian itu dan pada malam kejadian itu juga Menteri Perhubungan menginstruksikan kepada seluruh simbol-simbol transportasi. Jadi ada namanya objek vital yang harus diberikan perhatian ekstra salah satu di antaranya adalah bandar udara," kata Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, di Kantor Pusat AirNav, Jalan Juanda, Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (26/5).
Agus menjelaskan, jajarannya terus melakukan koordinasi dengan lintas pengamanan. Ini juga beberapa komite pengamanan untuk membahas situasi terkini.
Menurut dia, saat ini teroris sudah menyasar ke banyak obyek vital transportasi. Sebab, di sana terdapat banyak orang berkumpul di tempat itu.
"Oleh karena itu kita wajib ekstra waspada dan melakukan pengamanan ekstra ketat sesuai dengan aturan dan SOP yang berlaku," ujarnya.
Agus menuturkan, ini sesuai dengan instruksi menteri perhubungan, untuk memastikan sistem pengamanan di sekitar objek vital. Seperti fasilitas penerbangan navigasi khususnya Bandar Udara.
"Peralatan navigasi yang tidak selamanya berada di airports, begitu juga tower-tower yang di luar kawasan Airport harus diberi pengamanan ekstra. Karena semua pilot untuk take off landingnya pesawat, dikendalikan dari tower," terangnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya