Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Edy Rahmayadi Siap 'Dibersihkan' Dari PSSI Jika Langgar Aturan

Edy Rahmayadi Siap 'Dibersihkan' Dari PSSI Jika Langgar Aturan Edy Rahmayadi hentikan Liga 1. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi, menyatakan nasib pejabat PSSI yang ditangkap Satgas Antimafia Sepakbola ditentukan dalam kongres. Selain aturan hukum positif, mereka terancam sanksi persepakbolaan.

Edy menyatakan, ada aturan di PSSI yang harus diikuti terkait pejabatnya yang turut ditangkap Satgas Antimafia Sepakbola. Prosedurnya, Exco akan bersidang untuk membahasnya.

"Itulah tadi kongres, di kongres nanti dibicarakan, dia bidang apa, dia harus digantikan. Pelanggaran-pelanggaran ini harus kita bersihkan. Kalau saya melanggar pun saya harus dibersihkan," ucap Edy di Medan, Jumat (28/12).

Pernyataan Edy itu merespons pertanyaan wartawan terkait penangkapan yang dilakukan Satgas Antimafia Sepakbola terhadap anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng dan anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto. Selain keduanya, Satgas juga mengamankan Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI) dan Atik (anaknya).

Jika kedua pejabat PSSI itu terbukti bersalah, menurut Edy, mereka harus dihukum sesuai aturan. "Kalau dia hukum positif, nanti ada pasal-pasalnya dalam hukum positif. Kalau dihukum nanti di persepakbolaan (di) statuta ada juga aturan mainnya. (Termasuk larangan berktivitas di sepakbola) Pasti di situ. Ada dari tingkat denda sampai tingkat dia tak boleh sama sekali menyentuh tentang persepakbolaan, ada semuanya, ada tingkatannya," ucapnya.

Edy juga mengapresiasi langkah polisi menangkap para terduga mafia sepakbola, termasuk dua pejabat PSSI. Namun dia menyayangkan langkah itu baru dilakukan saat ini, tidak dari waktu lalu.

Menurut Edy, PSSI sudah minta tolong kepada kepolisian untuk mengambil langkah pembersihan mafia sepakbola, "Dari awal kan kita sudah minta tolong itu. Tolong mari kita bersama-sama, termasuk wartawan bersama-sama kita, PSSI ini kan milik kita semua, jadi kalau ada yang salah, ayo sama-sama, tapi jangan terus mengada-ada, yang tidak ada terus diada-adakan," sebutnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP