Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua Jenazah Korban Banjir Bandang Labura Ditemukan, Tiga Masih Dicari

Dua Jenazah Korban Banjir Bandang Labura Ditemukan, Tiga Masih Dicari Jenazah Korban Banjir Bandang Labuhan Batu Utara. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu keluarga yang hilang dalam banjir bandang di Labuhan Batu Utara (Labura), Sumut. Dua di antara lima korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dua korban meninggal dunia yang telah ditemukan yakni: Cahaya Nasution (30) beserta anaknya Irul Sipahutar (7). Sementara suami Cahaya, Ahmad Albar Sipahutar dan dua anak mereka, Reni Yana Sipahutar dan Reja Sipahutar belum ditemukan. Kelimanya merupakan warga Dusun Siria-ria B, Desa Pematang, Kecamatan Na IX-X.

Jasad Cahaya dan Irul ditemukan sekitar 30 Km dari tempat tinggalnya. Sang ibu didapati di Sungai Aek Katia, Dusun Batu Bujur, Desa Janji, sekitar pukul 15.00 Wib. Sementara Irul dievakuasi i aliran Sungai Bilah Kampung Paindoan, Kecamatan Rantau Utara.

"Anaknya ditemukan sekitar pukul 16.00 Wib," ujar ujar Kapolres Labuhan Batu, AKBP Agus Darojat.

Kedua korban langsung dibawa ke Desa Pematang. Mereka langsung dimakamkan setelah disalatkan di Masjid Taqwa yang ada di desa itu, Rabu (1/1).

dua jenazah korban banjir bandang labura ditemukan, tiga masih dicariRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Cahaya dan Irul bersama tiga keluarganya yang lain hilang menyusul banjir bandang yang menerjang sekurangnya 2 desa di Kecamatan Na IX-X, Labuhan Batu Utara, yakni Desa Pematang dan Desa Hatapang, Minggu (29/12) dinihari. Bencana ini terjadi menyusul hujan deras yang melanda kawasan itu pada Sabtu (28/12).

Di Desa Pematang, tepatnya di Dusun Siria-ria A dan Siria-ria B, 9 unit rumah rata dengan tanah disapu banjir bandang, termasuk rumah keluarga korban hilang. Selain itu, 17 unit rumah rusak berat, 2 unit jembatan hilang, jalan desa juga terputus akibat tanah longsor sekitar 100 meter, 20 hektare lahan pertanian rusak, dan tiang listrik bertumbangan yang mengakibatkan putusnya aliran listrik.

Di Desa Hatapang, tepatnya di Dusun 1, Dusun 3, dan Dusun 5, 19 unit rumah rusak berat, 10 lainnya rusak ringan, 1 unit jembatan ambruk, dan 1 unit sepeda motor hilang.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP