Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua bulan jadi Pj Gubernur Jabar, Iriawan mengaku betah

Dua bulan jadi Pj Gubernur Jabar, Iriawan mengaku betah Pj Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan mengungkap perasaan haru setelah menyelesaikan tugasnya memimpin roda pemerintahan Pemprov Jabar selama dua bulan. Dia berjanji akan tetap membantu pemerintah jika nanti dibutuhkan.

Untuk diketahui, Selasa (4/9) adalah hari terakhir Iriawan mengemban jabatan sebagai orang nomor satu di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil akan dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9) dan langsung menjalankan tugasnya.

Iriawan mengaku kerasan selama menjalankan tugas di Jawa Barat. Ada perasaan enggan meninggalkan Gedung Sate.

"Betah saya di sini, familiar, terus terang terharu juga saya meninggalkannya," ungkap Iriawan di Gedung Sate, Selasa (4/9) malam.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini berterima kasih kepada seluruh masyarakat Jabar serta seluruh jajaran Pemprov Jabar yang sudah bekerja sama dan membantunya selama bertugas.

"Saya betul-betul bangga berada di Jabar. Tentu secara khusus saya juga mohon maaf kepada rakyat Jabar apabila dalam dua bulan terakhir kami belum memberikan yang terbaik," tuturnya.

Meski nanti tak lagi memimpin Jabar, namun Iriawan menyatakan siap memberikan bantuan, baik tenaga maupun pikiran untuk pembangunan Jabar.

"Tetap saya akan konsen membantu sesuai tupoksi dan batas kemampuan saya. Saya siap membantu apapun yang dibutuhkan, tenaga, pikiran, untuk rakyat Jabar," ucapnya.

Karena ada kesan mendalam selama bertugas di Jabar, Iriawan pun menginginkan proses serah terima jabatan (sertijab) akan dikemas spesial.

"Dari kemarin sudah kami siapkan, dan kami sudah komunikasi dengan Pak Ridwan. Mari kita buat prosesi yang baru dalam menerima pejabat yang baru dan mengantar pejabat yang lama, biar masyarakat tahu," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Iriawan mengklaim sudah melakukan sejumlah percepatan program pembangunan di Jabar.

Beberapa proyek adalah melakukan percepatan pembangunan Tol Cisumdawu (Cileunyi Sumedang Dawuan), Tol Bocimi (Bogor Ciawi Sukabumi), bahkan menginisiasi pembangunan Tol Gedebage Majalaya Garut Tasikmalaya Ciamis Banjar Cilacap.

Pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang pun tinggal dilakukan groundbreaking. Bahkan, di hari terakhirnya sebagai Pj Gubernur jabar, ia sudah melakukan pencanangan Tempat Pengelolaan Pembuangan Akhir Sampah Nambo di Bogor serta Tol NS Link Dalam Kota Bandung Surapati-Pasirkoja.

Selain itu, Iriawan mengaku sudah bisa membuktikan menciptakan suasana kondusif selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di Jabar. Apalagi, sebelumnya banyak yang meragukan kapasitasnya dalam menjalankan tugasnya.

Begitu juga dengan kelancaran sejumlah cabang olahraga Asian Games 2018 yang juga dilaksanakan di Jawa Barat diklaim tanpa masalah.

Namun, hal itu bisa tercapai berkat kebersamaan yang terjalin antara rekan kerja dan masyarakat. "Semuanya telah maksimal mendukung saya mencapai target sesuai yang diharapkan pemerintah," katanya.

Ada beberapa hal yang ia titipkan kepada pemimpin baru di Jawa Barat terkait pembangunan infrastruktur. Yakni, terkait dukungan kepada Bandara Kertajati dan bandara baru di Kabupaten Sukabumi.

"Konektivitas udara, katanya, sangat pending mendukung kegiatan transportasi warga," ujarnya.

Meski nanti tak lagi memimpin Jabar, namun Iriawan menyatakan siap memberikan bantuan, baik tenaga maupun pikiran untuk pembangunan Jabar.

"Tetap saya akan konsen membantu sesuai tupoksi dan batas kemampuan saya. Saya siap membantu apapun yang dibutuhkan, tenaga, pikiran, untuk rakyat Jabar," pungkasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP