Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Pulangkan WNI dari Wuhan

DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Pulangkan WNI dari Wuhan Charles Honoris. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris mengapresiasi langkah pemerintah mencegah penyebaran virus Corona dengan memulangkan 238 WNI dari Provinsi Hubei. Pemerintah juga sudah mempersiapkan dengan baik sesuai dengan standar WHO protokol observasi di pangkalan militer milik TNI di Natuna yang menjadi tempat karantina.

"Keputusan pemerintah untuk membatasi kunjungan WN China, baik dengan pencabutan sementara bebas visa kunjungan maupun larangan penerbangan dari dan ke negara tersebut, sudah tepat. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan warga negara adalah prioritas utama bagi pemerintah RI," katanya di Jakarta, Senin (3/2).

Politikus PDIP ini mengungkapkan, apresiasi yang tinggi juga layak diberikan kepada 42 anggota tim evakuasi yang berangkat ke China dan KBRI Beijing yang sudah berjibaku dalam pemulangan WNI. Kerjasama lintas kementerian dan pihak lainnya dalam menghadapi wabah Corona ini bisa menjadi contoh kesatupaduan dan gotong royong anak bangsa dalam menghadapi masalah ke depannya.

"Sebagai negara sahabat, pemerintah Indonesia juga dapat menawarkan berbagai macam bantuan ke China sebagai bentuk solidaritas dan simpati terhadap musibah yang sedang dialami rakyat China. Harapan kami tentunya situasi di China bisa segera membaik dan wabah Virus Corona bisa segera teratasi," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan alasan mengapa Natuna dipilih sebagai tempat evakuasi WNI. Menurutnya wilayah tersebut paling siap.

"Tidak semua pulau bisa dipakai. Kita mengukur tingkat kesiapan tim kesehatan yang ada di situ. Sehingga keputusan dari tim adalah di Natuna," katanya di Bogor, Jawa Barat, Senin (3/1).

Dia mengaku, sebetulnya ada beberapa alternatif tempat digunakan untuk evakuasi 238 WNI tersebut. Namun, Natuna dinilai yang memenuhi syarat.

"Memang kemarin ada beberapa alternatif, ada yang kemarin Morotai misalnya, Biak. karena apa, kita memerlukan untuk turun itu memerlukan landasan sehingga kita bisa turun. Memerlukan runway sehingga pesawat bisa turun," ujarnya.

Mantan Walikota Solo tersebut berharap warga Natuna punya kebesaran hati terkait evakuasi WNI. Lagipula, WNI yang dijemput juga harus memenuhi protokol kesehatan.

"Saya kira kita memerlukan kebesaran hati seluruh masyarakat Indonesia. Apapun itu adalah saudara-saudara kita," tandasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP