Dituduh berbohong soal bayaran, kuasa hukum Jessica balik serang JPU
Merdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam repliknya menuding tim penasihat hukum terdakwa Jessica telah berbohong karena mengaku tidak dibayar oleh keluarga terdakwa untuk membela kliennya. Hal itu disampaikan salah satu penuntut umum, Jaksa Meylany Wuwung dalam sidang ke-30 di ruang sidang Koesoemah Atmadja 2, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10).
Menanggapi ha tersebut, ketua tim penasihat hukum terdakwa Jessica, Otto Hasibuan membantah tuduhan yag sangat pribadi itu. Otto malah menuding, JPU sudah kehabisan cara untuk membuktikan terdakwa Jessica benar-benar bersalah.
Otto bahkan menuding bahwa JPU yang menerima bayaran.
"Dia juga bilang tadi soal pengacara enggak dibayar, terlalu pribadi memang untuk diungkap dalam sebuah persidangan. Entah kenapa dia kok enggak percaya yah, kalau saya memang tidak dibayar, karena mungkin mereka selalu dibayar kali yah, makanya mereka sebut kami ini dibayar," kata Otto di sela-sela persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10).
Otto juga menambahkan, JPU tidak memahami secara jelas prinsip kerja seorang advokat. Dalam pikiran JPU, kata Otto, pengacara harus selalu dibayar untuk membela seseorang.
"Mereka ini tidak mengetahui prinsip-prinsip lawyer, the garden of constitution. Jadi tidak semua harus dibayar. Dalam hal ini memang mereka boleh tanya ke keluarga Jessica, kalau saya memang tidak dibayar," tuturnya.
Otto bahkan mengungkapkan kedua orangtua Jessica bersama tim pengacara datang langsung kepada dirinya meminta tolong.
"Mereka datang terus terang saya katakan dengan air mata itu dulu bapaknya juga datang bersama Pak Hidayat dan Yudi. Hampir 3 jam dia bujuk saya untuk mengatakan saya pelajari dulu. Mereka bilang ini lusa perkaranya harus disidangkan. Jadi Pak Otto dijawab dulu harus terima," cerita Otto.
Padahal saat itu Otto mengaku hendak pergi berlibur ke luar negeri bersama keluarganya.
"Terus saya bilang saya mau liburan ke alaska sama keluarga. Kemudian saya telepon anak saya dan isteri saya dan tiket sudah kita bayar ratusan juta. Anak saya bilang, kan bapak selalu bilang kalau ada yang perlu dibantu harus dibantu terlebih dahulu. Ya sudah saya bilang, liburan yang dekat saja ke Bali, saya ambil kasus ini," tutup Otto. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya