Diterkam Buaya, Jasad Petani di Labuhan Batu Utara Ditemukan Tak Utuh

Sabtu, 1 Agustus 2020 21:02 Reporter : Yan Muhardiansyah
Diterkam Buaya, Jasad Petani di Labuhan Batu Utara Ditemukan Tak Utuh Jasad petani diterkam buaya ditemukan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Petani di Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara (Labura), Sumut, Ponidi (47), yang hilang setelah diterkam buaya, Minggu (26/7), akhirnya ditemukan, Sabtu (1/8). Jasadnya tidak utuh lagi dan masih dikelilingi binatang buas itu.

"Petugas rescuer pos SAR Tanjung Balai menerima informasi dari BPBD Labura bahwa sekitar pukul 12.00 Wib seorang warga menemukan sosok mayat yang masih dikelilingi buaya di pinggir sungai sekitar Parit Cina. Warga itu melaporkan penemuan mayat ke BPBD Labura dan pawang buaya," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus.

Tim SAR dan pawang kemudian mendatangi lokasi. Jasad korban pun dievakuasi. "Dari hasil evakuasi diketahui bagian tubuh yang tidak ada hanya kepala dan dada," jelas Sariman.

Jasad itu diidentifikasi sebagai Ponidi, petani yang diterkam buaya, Minggu (27/6). "Jasad korban kita evakuasi ke rumah duka sekitar pukul 14.00 Wib tadi," jelas Sariman.

Seperti diberitakan, Ponidi diterkam buaya di aliran Parit Cina yang terhubung ke Sungai Simangalam. Saat kejadian, sekitar pukul 11.00 Wib, korban yang merupakan warga sekitar berniat pergi ke kebun sawitnya bersama istri dan seorang anaknya.

Satu keluarga ini naik sampan melalui Parit Cina untuk menuju kebun sawitnya. Saat tiba di lokasi, Ponidi turun dan menambatkan perahu, tiba-tiba buaya menerkamnya. Dia ditenggelamkan dan hilang. Jasadnya baru ditemukan hampir sepekan kemudian. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Diterkam Buaya
  3. Medan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini