Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diterjang puting beliung, atap rumah warga di Buleleng terbang

Diterjang puting beliung, atap rumah warga di Buleleng terbang Ilustrasi Puting beliung bali. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Delapan rumah warga di Dusun Margi, Desa Pemaron, Buleleng, Bali hancur setelah diterjang angin puting beliung jelang petang tadi. Sebelum terjadi bencana puting beliung, sejak pagi hari hujan disertai angin kencang sudah terjadi.

Namun puncaknya sekitar pukul 18.20 WITA, secara tiba-tiba angin kencang langsung menghantam wilayah ini. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Tercatat dalam laporan Badan Penanggulangan Bencana Alam di Buleleng, rumah warga yang kini harus ditampung di bale banjar adalah rumah milik Dewa Ariawan (40), Dewa Made Kembar (55), Dewa ketut Karuna (42), Dewa Ketut Arina (40), Desak Parmi (56), Ketut Purna (79), Dewa Nyoman Semadi (63) dan rumah milik Nyoman Gede (57). Sebagian besar bagian atap rumah diterbangkan oleh angin.

Menurut penuturan salah seorang pemilik rumah yang menjadi korban angin puting beliung, Dewa Putu Ariawan, kejadian terjadi saat hari sudah hampir gelap namun waktu masih menunjukkan pukul 18.20 WITA. Saat kejadian, dirinya sedang berada di rumah temannya di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kata dia, saat itu sempat melihat ada pusaran angin yang menerbangkan seng-seng dan atap genteng di sebelah barat rumahnya. Namun awalnya, ia tidak curiga kalau angin itu juga bakal terjadi dirumahnya.

"Setelah mendengar kabar dari keluarga. Saya langsung buru-buru pulang, tetapi sampai rumah sudah hancur semua," tuturnya.

Diperkirakan masih ada sekitar puluhan rumah di Desa Pemaron yang rusak berat maupun ringan, akibat terpaan angin. Kondisi hujan masih terus turun dan aparat desa beserta Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng masih mendata jumlah rumah yang rusak serta mengevakuasi warga yang rumahnya hancur.

Sementara itu, Komandan Satgaskom Radio Antar-Penduduk Indonesia Wilayah 09 Buleleng, Gede Suardika mengatakan, bahkan angin puting beliung juga menerjang Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng yang mengakibatkan plafon dan gentingnya jebol.

"Kami belum tahu berapa rumah yang menjadi korban angin puting beliung ini," terangnya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP