Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditegur Istri Main HP, Ayah di Serdang Bedagai Aniaya Putri & Cucu Pakai Pisau Sawit

Ditegur Istri Main HP, Ayah di Serdang Bedagai Aniaya Putri & Cucu Pakai Pisau Sawit Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, gelap mata hanya karena kesal ditegur istrinya saat main handphone. Dia melukai anak dan cucu tirinya menggunakan egrek, pisau pemotong sawit.

Berdasarkan informasi dihimpun, penganiayaan itu dilakukan Supomo (45), warga Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai. Akibat tindakan laki-laki ini, anak tirinya, Siska (40), dan cucu tirinya, RZ (5), mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya.

"Peristiwa ini terjadi di rumah korban di Dusun Amal, masih desa yang sama, pada Sabtu (15/8),” kata Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robinson Simatuopang, Senin (17/8).

Robinson memaparkan, kejadian itu berawal saat Supomo cekcok dengan istrinya, Mariani (60). "Cekcok terjadi setelah Mariani menegur pelaku yang sering main handphone, seolah tidak menghargainya,” ujar dia.

Cekcok itu berhenti setelah Supomo mengambil handphone Mariani dan membantingnya. Dia kemudian pergi ke warung tuak. Sekitar pukul 19.00 Wib, Supomo pulang ke rumah. “Tapi dia tidak menemukan istrinya,” jelas Robinson.

Pria itu mencari ke rumah tetangganya, Welas (67). Mariani ternyata ada di sana. Mereka pun bertengkar. Keduanya kemudian sama-sama meninggalkan lokasi itu.

Supomo ternyata pulang ke rumah untuk mengambil egrek, alat untuk memanen buah kelapa sawit. Dia kemudian kembali ke rumah Welas untuk mencari Mariani. Namun perempuan itu sudah tidak ada di sana.

Dalam perjalanan pulang, Supomo yang masih emosi mendapati anak dan cucu tirinya di teras rumah mereka di Dusun Amal. "Pelaku melakukan pembacokan terhadap Siska dan anaknya secara membabi buta, menggunakan egrek sawit," ujar Robinson.

Akibat serangan itu, Siska mengalami luka robek di leher belakang dan juga di kedua lengan. Sementara RZ mengalami luka robek pada kepala bagian atas dan belakang telinga kanan, luka gores di pipi kanan, dan patah tulang dan luka robek di lengan kanan bawah.

Aksi membabi buta Supomo akhirnya dihentikan masyarakat. Dia bahkan dihakimi hingga mengalami luka robek di lengan kanan dan kiri dan robek pada bagian pelipis kanan.

“Kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara tersangka kita amankan ke Satreskrim Polres Serdang Bedagai, guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Robinson. (mdk/gil)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP