Ditangkap polisi karena nyabu, atlet judo di Sumbar salahkan keponakan

Selasa, 13 Februari 2018 21:15 Reporter : ER Chania
Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Atlet judo di Sumatera Barat, N (27) dibekuk polisi karena kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Dari tangannya, polisi menyita 10 paket sabu-sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Kumbul KS mengatakan menurut hasil pemeriksaan sementara, pelaku berdalih mendapat pengaruh dari T (17) remaja putus sekolah yang masih keponakannya.

"Jadi ironisnya, yang mempengaruhi N untuk masuk ke penyalahgunaan narkoba adalah keponakannya berinisial T. Saat ini memang narkoba sangat darurat menyerang kesemua lini, termasuk atlet dan anak di bawah umur," ujar Kumbul saat jumpa pers di Mapolda Sumbar, Selasa (13/2).

Terkait status kedua pelaku merupakan pengedar, Kumbul KS menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih dalam. "Yang jelas sabu yang kita temukan dipecah menjadi 10 paket, pengakuan pelaku hanya sebagai pemakai," tuturnya.

"Begitupun tujuan pelaku mengunakan sabu apakah untuk doping dalam olahraga atau tidaknya belum bisa kami pastikan. Pengakuan pelaku hanya sebagai pemakai," sambungnya.

Kumbul KS menegaskan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terkait asal muasal sabu yang didapat oleh kedua pelaku. "Kasus penangkapan atlet ini paling menonjol dalam pengungkapan kasus di bulan ini," cetusnya.

Sebelumnya, kedua pelaku ditangakap di pinggir jalan S. Parman, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin lalu (5/2). Dari penggeledahan, pihak kepolisian menemukan sebanyak 10 paket sabu siap edar. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Padang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini