Dirjen Daglu Tersangka, Gerindra Duga Banyak Pihak Terlibat Mafia Minyak Goreng

Rabu, 20 April 2022 10:51 Reporter : Merdeka
Dirjen Daglu Tersangka, Gerindra Duga Banyak Pihak Terlibat Mafia Minyak Goreng Habiburokhman Tak Boleh Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Fraksi Gerindra DPR RI mengapresiasi Jaksa Agung atas penetapan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag berinisial IWW sebagai tersangka korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO). Anggota Komisi III F Gerindra Habiburokhman mengatakan ulah dari mafia minyak goreng telah menyengsarakan banyak masyarakat.

"Kami mengapresiasi Jaksa Agung beserta jajarannya yang menetapkan tersangka sekaligus menahan mereka dalam kasus kelangkaan minyak goreng. Ini bukti nyata bahwa kejaksaan sangat responsif terhadap tindak pidana korupsi yang bukan saja merugikan negara tetapi merusak perekonomian dan menyengsarakan rakyat secara langsung," kata Habiburokhman pada wartawan, Rabu (20/4).

Gerindra memprediksi banyak pihak terlibat dalam kasus mafia minyak goreng. Hal ini bisa dideteksi dari parahnya kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng beberapa bulan terakhir.

"Secara kasat mata dapat dipastikan banyak sekali pihak yang terlibat dalam kasus kelangkaan minyak goreng ini," kata dia.

Menurut Habiburokhman, penetapan tersangka ini adalah jawaban konkrit Jaksa Agung bahwa negara tidak menyerah terhadap mafia minyak goreng. Dia meminta pengusutan kasus tersebut tidak berhenti sampai sini saja.

"Kami berharap agar pengusutan ini tidak berhenti sampai disini, harus meluas ke seluruh pihak yang berperan aktif dan mengambil keuntungan atas terjadinya kelangkaan minyak goreng," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka dalam kasus eksporminyak goreng, yakni dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022. Salah satunya adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Daglu Kemendag).

"Tersangka ditetapkan empat orang. Yang pertama pejabat eselon I pada Kementerian Perdagangan bernama IWW, Direkrut Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan," tutur Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2022).

Secara rinci, keempat tersangka adalah Indrashari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Grup, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris Utama PT Wilmar Nabati Indonesia dan, PT selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.

Menurut Burhanuddin, ketiganya tersangka dari pihak perusahaan telah secara intens berusaha mendekati Indrashari agar mengantongi izin ekspor CPO.

"Padahal perusahaan-perusahaan itu bukanlah perusahaan yang berhak melakukan impor," jelas dia.

Keempat tersangka pun langsung dilakukan penahanan di dua tempat berbeda. Indrashari Wisnu Wardhana dan Master Parulian Tumanggor ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung, sementara Stanley MA dan PT di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Baca juga:
Tetapkan 4 Tersangka, Kejagung Usut Dugaan Gratifikasi di Kasus Ekspor Minyak Sawit
Perjalanan Kasus Ekspor Minyak Sawit Jerat Dirjen Daglu Kemendag
Dirjen Kemendag Indraharsari yang Jadi Tersangka Jabat Komisaris PTPN, Ini Kata BUMN
Ridwan Kamil Pastikan Stok Minyak Goreng Cukup, Masalah Ada di Distribusi
Respons Mendag Luthfi, Dirjen Daglu Ditetapkan Tersangka Kasus Ekspor Minyak Goreng

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini