Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diprotes warga Sukoharjo, pabrik berlimbah bau busuk ditutup sementara

Diprotes warga Sukoharjo, pabrik berlimbah bau busuk ditutup sementara Ilustrasi polusi air. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Terus mendapatkan protes warga, pabrik produsen serat rayon PT Rayon Utama Makmur (RUM), Sukoharjo akan menghentikan produksi untuk sementara. Penghentian produksi dimaksudkan untuk dilakukan perbaikan pengolahan limbah agar tak menimbulkan bau yang dikeluhkan masyarakat.

Presiden Diretur PT RUM, Pramono mengatakan penghentian produksi akan dimulai per 24 Februari 2018. Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan bau tak sedap yang mencemari sejumlah desa di sekitar pabrik tersebut akan hilang. Sejumlah desa terdampak tersebut di antaranya Desa Kedungwinong, Juron, Gupit, Celep, Plesan dan Pengkol, di Kecamatan Nguter.

"Kita akan hentikan sementara pada tanggal 24 Februari besok. Menurut estimasi kita, bahan yang sudah ada di dalam mesin produksi baru akan habis pada tanggal 24 Februari besok. Setelah habis baru bisa kita hentikan," ujar Pramono, kepada wartawan, Rabu (21/2).

Hanya saja, lanjut dia, pihaknya tidak bisa memastikan sampai kapan bau tersebut akan hilang. Yang jelas, lanjut dia, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menghilangkan bau tersebut dengan berbagai metode secara bertahap.

Pramono menambahkan, secara teknis, PT RUM akan menghentikan proses produksi mulai 24 Februari. Setelah itu akan dilakukan perbaikan pengeolaan limbah gas hingga dilakukan ujicoba.Jika hasilnya belum maksimal, lanjut dia, akan dilakukan penghentian proses produksi hingga limbah yang dilepas benar-benar tidak menimbulkan bau.

"Kami belum bisa melakukan estimasi kapan limbah gas ini bisa hilang 100 persen. Selama ini kami sudah melakukan perbaikan, tapi bau yang ditimbulkan masih muncul dan dikeluhkan warga," katanya.

Pramono menyampaikan, tetap berkomitmen untuk mendatangkan mesin pengelolaan limbah agar tak menimbulkan bau. Namun untuk menambah satu mesin tersebut, dibutuhkan waktu hingga setahun.

"Arahnya kita tetap sampai ke sana (menghilangkan bau). Kami akan membuka posko kesehatan untuk masyarakat yang bisa melayani warga terdampak. Yang sakit akibat limbah kita layanu dan biayanya kita tanggung," pungkas dia.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP