Din Syamsuddin tak sepakat dengan pidato Prabowo soal Indonesia bubar 2030

Rabu, 21 Maret 2018 21:54 Reporter : Liputan6.com
Din Syamsuddin tak sepakat dengan pidato Prabowo soal Indonesia bubar 2030 Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin. ©2017 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin tak sepakat dengan ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengaku mendapatkan kajian tentang nasib Indonesia di 2030. Dalam pidato diunggah di halaman resmi Facebook Partai Gerindra, Prabowo mengatakan pada tahun tersebut Indonesia diprediksi bakal bubar.

"Saya tidak sepakat karena saya berkeyakinan Insya Allah Indonesia tidak bubar," kata Din di kantor MUI, Jakarta PUsat, Rabu (21/3).

Din menilai indikator Indonesia sebagai negara gagal memang ada. Salah satunya terkait pengelolaan sumber daya alam yang tak merata.

"Bahwa ada variabel-variabel dari negara gagal itu ada di Indonesia. Salah satu dari indikator negara gagal itu adalah adanya keganjilan dalam persebaran kekayaan nasional atau aset nasional atau tidak adanya pemerataan," ujar Din.

Sebelumnya, laman Facebook resmi Partai Gerindra mengunggah pidato politik sang ketua umum Prabowo Subianto. Dalam video itu, Prabowo mengaku mendapatkan kajian tentang nasib Indonesia di 2030 yang diprediksi bakal bubar.

"Saudara-saudara. Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," kata Prabowo di video itu.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini