Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikira daging, mayat bayi ditemukan warga mengambang di Sungai Karang Mumus

Dikira daging, mayat bayi ditemukan warga mengambang di Sungai Karang Mumus Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga kawasan bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) di Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi dibikin geger dengan temuan mayat bayi laki-laki mengambang di sungai. Diduga kuat bayi itu lahir prematur. Polisi tengah mencari pembuang bayi malang itu.

Keterangan diperoleh, warga menemukan bayi itu di sekitaran Pasar Segiri, Jalan Perniagaan. Kontan, temuan itu bikin warga sekitar lokasi penemuan pun terkejut.

"Dikira daging mengambang. Tidak tahunya setelah diamati benar-benar, ya mayat bayi," kata warga bantaran SKM, Idrus (51), merdeka.com, Sabtu (24/3).

Kondisi bayi itu terlihat membiru lengkap dengan tali pusar yang masih menempel di perutnya. Sesekali tercium aroma tak sedap dari jasadnya yang masih utuh. Kabar temuan itu menyebar dengan cepat hingga ke telinga relawan kebencanaan.

"Dibantu relawan, jasad bayi itu dibawa ke rumah sakit AWS (RSUD Abdul Wahab Sjahranie) tadi, dan kita koordinasikan dengan Polsek Ulu," kata salah seorang koordinator relawan kebencanaan Samarinda, Joko Iswanto, dihubungi terpisah.

Sementara, Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo juga membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, dari hasil olah tempat kejadian, bayi itu berjenis kelamin laki-laki.

"Usianya sekitar 7-8 bulan. Diduga kuat dibuang orangtuanya 1 hingga 2 hari ini. Ditemukan di sekitar kandang ayam," kata Sigit.

Polisi bergegas melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan warga sekitar lokasi penemuan bantaran sungai, yang berada di kelurahan Sidodadi. "Kami sedang lidik (penyelidikan). Saksi-saksi kami mintai keterangan. Termasuk nanti RT setempat," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP