Dikira bom, kertas pembungkus nasi bikin geger warga Bekasi
Merdeka.com - Warga di Perumahan Taman Rahayu Regensi 2 RT 02 RW 07, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan paket mencurigakan diduga bom, Sabtu (17/6). Namun, setelah diperiksa oleh tim Gegana Polda Metro Jaya, paket itu merupakan tumpukan kertas yang dilakban.
Kapolresta Bekasi, Kombes Awal Chairudin mengatakan, peristiwa itu bermula ketika seorang warga, Fadri, sekitar pukul 02.00 WIB menemukan bungkusan hitam terlakban di depan rumah warga bernama Wawan.
"Saat hendak keluar rumah untuk membeli telur, dia melintas di depan rumah Wawan, dan melihat bungkusan kotak hitam terlakban bening yang mencurigakan," kata Awal, Sabtu (17/6).
Karena itu, mereka yang menemukan bungkusan itu melaporkan ke Polsek Setu untuk penyelidikan lebih lanjut. Awal mengatakan, petugas yang mendapatkan laporan langsung memasang garis polisi dan menghubungi piket penjinak bom Polda Metro Jaya.
"Dalam waktu singkat tim Gegana tiba di lokasi dan langsung bertindak cepat," kata dia.

Petugas itu, kata dia, mengecek menggunakan X Ray guna mendeteksi isi barang mencurigakan tersebut. Setelah itu petugas melakukan Diskrakter (pencerai berai paket yang diduga bahan peledak tersebut) di tempat yang dianggap aman bagi warga sekitar.
"Setelah proses Diskrakter ternyata diketahui paket misterius yang diduga sebagai bahan peledak tersebut ternyata berisikan setumpukan kertas minyak atau pembungkus nasi," ujarnya.
Meski begitu, kata Kapolres, dalam menangani paket mencurigakan pihaknya profesional. Menurut dia, dalam menanganinya harus melalui prosedur, sehingga anggota Polres dan Polsek tidak boleh gegabah.
"Kita berikan kepada ahlinya yaitu tim penjinak bom Gegana Polda Metro Jaya, dan jika masyarakat melihat ada benda yang mencurigakan silakan lapor polisi," ucap Kapolres.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya