Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diidap 1 dari 10 Orang Dewasa, Menkes Ingatkan Bahaya Penyakit Ginjal Kronis

Diidap 1 dari 10 Orang Dewasa, Menkes Ingatkan Bahaya Penyakit Ginjal Kronis Menkes Budi Gunadi Sadikin Raker dengan Komisi IX DPR. ©2022 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa penyakit gagal ginjal masih menjadi penyakit yang rawan terjadi di masyarakat. Bahkan penyakit yang termasuk kategori kronis ini diidap satu dari 10 orang dewasa di seluruh dunia.

"Penyakit ginjal kronis perlu mendapatkan perhatian khusus karena satu dari 10 orang dewasa diperkirakan mengidap penyakit ginjal kronis (gagal ginjal)," kata Budi dalam acara webinar 'Hari Ginjal Sedunia 2021' Kamis (31/3).

"Dan bila tidak segera ditangani penyakit ginjal kronis dapat menyebabkan gagal ginjal yang mana membutuhkan Hemodialisa untuk pengobatannya," sambungnya.

100 Ribu Orang di Dunia Diperkirakan Meninggal Dunia

Budi menjelaskan jika penyakit gagal ginjal merupakan salah satu yang turut memakan banyak korban bilamana tidak tertangani dengan baik. Diperkirakan sekitar 100 ribu orang di dunia meninggal akibat penyakit ini.

Dengan angka yang cukup tinggi ini juga berlaku di Indonesia, di mana penyakit gagal kronis masih menjadi tantangan yang harus terselesaikan. Sebab pilihan pengobatan terbanyak saat ini masih mengandalkan hemodialisa atau cuci darah.

"Di Indonesia pasien dengan gagal ginjal kronis pada tahun 2020 adalah sekitar 200 ribu orang dan persentase pasiennya terlayani dengan Hemodialisa baru mencapai 51 penyakit ginjal kronis," ungkapnya.

Atas kondisi itu, Budi mengimbau bila cara terbaik sampai saat ini adalah untuk mencegah dan merawat kondisi kesehatan ginjal dengan membangun kesadaran masyarakat.

"Salah satunya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui program promosi dan edukasi penyakit ginjal kronis," tuturnya.

Perluas Pemeriksaan Bagi Masyarakat

Selain membangun kesadaran, lanjut Budi, pemerintah juga turut melakukan perluasan untuk meningkatkan skrining kesehatan bagi masyarakat untuk mendeteksi faktor resiko terjadinya gangguan penyakit ginjal kronis.

Melalui sejumlah trobosan di antaranya meningkatkan akses layanan ginjal melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit, menjaga mutu pelayanannya, melakukan perbaikan sistem pembiayaan.

Selanjutnya, pemerintah juga terus berusaha mengakomodir pelayanan penyakit ginjal kronik serta pemanfaatan teknologi tepat guna yang mendukung efisiensi pelayanan khususnya untuk penyakit ginjal.

"Mari bersama-sama kita tingkatkan lagi kesadaran kepedulian masyarakat di sekitar kita untuk lebih mengenal dan memelihara kesehatan ginjal kita selamat," tutup dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Konsumsi Garam Berlebih Bisa Picu Munculnya Penyakit Ginjal Kronis
Konsumsi Garam Berlebih Bisa Picu Munculnya Penyakit Ginjal Kronis

Konsumsi garam berlebih bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Salah satunya adalah penyakit ginjal kronis.

Baca Selengkapnya
Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai
Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa penyebab gagal ginjal di usia muda yang perlu diketahui dan diwaspadai oleh semua orang.

Baca Selengkapnya
Komplikasi Gagal Ginjal Kronis yang Berbahaya, Bisa Sebabkan Kerapuhan Tulang
Komplikasi Gagal Ginjal Kronis yang Berbahaya, Bisa Sebabkan Kerapuhan Tulang

Gagal ginjal kronis terjadi akibat kerusakan atau hilangnya fungsi dari sel-sel ginjal secara bertahap.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Kurang Gerak dan Obesitas Bisa Picu Terbentuknya Batu Ginjal
Kurang Gerak dan Obesitas Bisa Picu Terbentuknya Batu Ginjal

Munculnya batu ginjal pada seseorang bisa dipicu oleh gaya hidup kurang gerak serta obesitas.

Baca Selengkapnya
Menkes Minta Anggaran Kesehatan Diprioritaskan: Sehat Mesti Duluan daripada Pintar
Menkes Minta Anggaran Kesehatan Diprioritaskan: Sehat Mesti Duluan daripada Pintar

Menurut Budi, syarat untuk mencapai generasi emas 2045 ialah harus sehat dan pintar.

Baca Selengkapnya
Kondisi Terkini Pegi Setiawan, Setiap Malam Nangis karena Tertekan Dikabarkan Dipindah ke Nusakambangan
Kondisi Terkini Pegi Setiawan, Setiap Malam Nangis karena Tertekan Dikabarkan Dipindah ke Nusakambangan

Kondisi itu dikarenakan Pegi mendengar kabar jika dirinya akan dipindah ke Nusakambangan.

Baca Selengkapnya
Bisa Berujung Kanker Pankreas di Usia Muda, Hindari Gaya Hidup Kurang Gerak
Bisa Berujung Kanker Pankreas di Usia Muda, Hindari Gaya Hidup Kurang Gerak

Gaya hidup kurang gerak atau sedentari bisa berujung berbagai masalah kesehatan termasuk munculnya kanker pankreas di usia muda.

Baca Selengkapnya
Kenali Sejumlah Kesalahan saat Berpuasa yang Berpotensi Membuat Gemuk
Kenali Sejumlah Kesalahan saat Berpuasa yang Berpotensi Membuat Gemuk

Banyak orang memanfaatkan momen puasa untuk menurunkan berat badan, namun sejumlah kondisi justru bisa membuat berat badan bertambah saat puasa.

Baca Selengkapnya
Dipatuk Ular, Ini Pertolongan Pertama yang Wajib Dilakukan
Dipatuk Ular, Ini Pertolongan Pertama yang Wajib Dilakukan

Untuk proses pemulihan, orang dewasa dibutuhkan waktu sekitar 3 minggu dan anak-anak selama 2 minggu.

Baca Selengkapnya