Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga lecehkan siswi SD, 2 Satpam di Padang dipecat

Diduga lecehkan siswi SD, 2 Satpam di Padang dipecat Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua orang satpam di sebuah Sekolah Dasar (SD) Islam di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dipecat. Sebabnya, keduanya diduga melakukan aksi pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Ribut-ribut soal pelecehan ini kabarnya diketahui oleh puluhan orangtua murid dari laporan anaknya. Lantas, kemarin, puluhan orangtua ini mendatangi Kepala Sekolah SD tersebut dengan ocehan emosi.

"Satpam tidak senonoh pada anak kami. Harus segera dipecat," teriak salah seorang wali murid.

Informasinya, kejadian tak senonoh itu dialami siswa kelas VI SD. Kala itu, mereka tengah mempelajari etika dan adab Islam yang menjelaskan soal anatomi yang dilarang dipegang dan diraba.

Lantas, siswapun menceritakan kejadian yang telah dialaminya dari perlakuan kedua oknum Satpam pada orangtuanya di rumah. Dimana, mereka dipegang-pegang oleh Satpam.

Lalu, beberapa orangtua murid membeberkan kejadian tersebut dalam group WhatsApp. Alhasil, disepakati bersama untuk datang ke sekolah pada hari Jumat (20/10).

Kepala SD terkait, Rabial mengatakan, telah memecat kedua Satpam tersebut karena desakan para orangtua murid.

"Awalnya, kita skorsing, tapi orangtua siswa menolak dan jalan terbaiknya harus dipecat," katanya pada sejumlah wartawan pada Sabtu (21/10).

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Daeng mengaku, belum mengetahui kasus tersebut. Sebab, belum ada laporan yang masuk.

"Kalau ada laporannya, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP