Diduga lalai, tukang sunat di OKU potong kemaluan bocah SD
Merdeka.com - Diduga lalai, perbuatan seorang mantri yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) berinisial DA (51) membuat kemaluan bocah DP (9), terpotong usai disunatnya. Setelah dilaporkan, DA ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi saat pelaku mendapat order untuk menyunat korban yang tinggal sekampung di salah satu desa di Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Rabu (9/11) pagi. Hal itu merupakan permintaan orang tua korban kepada pelaku yang berdinas di Dinas Kesehatan OKU.
Tanpa diketahui pasti penyebabnya, hasil sunatan pelaku justru nyaris memotong seluruh bagian alat vital korban yang masih duduk di bangku SD tersebut. Lantaran mengalami pendarahan, korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan intensif.
Tak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban melaporkan kasus ini ke polisi. Selanjutnya, penyidik memanggil pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan mengatakan, saat ini penyidik tengah memeriksa para saksi termasuk terlapor untuk mendalami kasus tersebut.
"Kejadiannya begitu, terlapor sudah dipanggil," ungkap Leo saat dihubungi merdeka.com, Kamis (10/11).
Terkait adanya unsur kesengajaan dalam kasus itu, Leo belum menyebutkan. Hanya saja, jika terbukti bersalah, terlapor akan ditingkatkan menjadi tersangka dan terancam Pasal 360 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
"Masih kita periksa untuk lebih lanjut. Dugaan sementara karena lalai, jadi terpotong bukan sengaja memotong," tukasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya