Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibujuk ibunda, tahanan kabur Polres Balikpapan serahkan diri

Dibujuk ibunda, tahanan kabur Polres Balikpapan serahkan diri Andy bin Jecky Hayat. ©2017 foto: HO/Polda Kaltim

Merdeka.com - Andy bin Jecky Hayat, satu dari 3 tahanan Polres Balikpapan yang kabur dari sel polisi sejak Kamis (26/1) lalu, akhirnya menyerahkan diri tadi pagi. Dia memilih menyerahkan diri ke kepolisian setelah sebelumnya bersimpuh di hadapan ibunya. Proses Andy menyerahkan diri ke polisi berjalan haru.

Keterangan diperoleh merdeka.com, Jumat (3/2), dalam pelariannya Andy diketahui berada di Sulawesi Selatan. Keluarganya mengetahui dari pemberitaan, bahwa Andy sedang dalam pencarian kepolisian. Awalnya, Andy sempat menolak saran keluarga agar menyerahkan diri.

Sang ibu yang sedang sakit, ikut meminta Andy menyerahkan diri. Andy akhirnya bersimpuh di hadapan ibunya sambil menangis dan memilih menyerahkan diri ke kepolisian. Bahkan, Kapolres Balikpapan AKBP Jefry Dian Juniarta, membelikan tiket kepulangan dia, untuk terbang dari Makassar ke Balikpapan, dengan pengawalan kepolisian.

"Benar, pagi tadi, sekira pukul 10.40 WITA, Andy tiba di tiba di bandara Balikpapan, dan dijemput di bandara," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (3/2).

"Jadi, Kapolres Balikpapan persuasif dan berinisiatif menelepon keluarga Andy di Makassar, agar sebaiknya menyerahkan diri dengan baik-baik, dan akan mendapatkan perlakuan baik pula. Keluarga bersedia dan dibelikan tiket ke Balikpapan," ujar Ade.

Diterangkan Ade, Andy masuk DPO sejak 27 Januari 2017 lalu. Keberadaannya juga sudah terpantau oleh Bareskrim Polri, hingga akhirnya keberadaannya diketahui di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Dengan begitu, menyisakan 2 lagi yang masih kabur, masing-masing Supriadi dan Sudiman. Keduanya adalah tahanan kasus narkoba. Tim masih melakukan pengejaran ya," terang Ade.

Sementara, Kasubbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Suharto menambahkan, pihaknya juga mengedepankan upaya persuasif kepada tahanan yang kabur dari sel Polres.

"Pak Kapolres terus upayakan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga. Termasuk kepada tahanan yang menyerahan diri hari ini. Kami mengapresiasi sikap kooperatif keluarga," demikian Suharto.

Diketahui, 13 tahanan Polres Balikpapan, melarikan diri dari sel tahanan Polres, Kamis (26/1) lalu, sekira pukul 04.00 WITA. Mereka menggergaji dan membengkokan teralis lubang udara, dan menyelinap keluar sel. Kaburnya 13 tahanan, baru diketahui 1 jam kemudian oleh petugas jaga saat itu. Akhirnya, satu persatu diamankan kepolisian tidak hanya di Balikpapan, juga di Kutai Kartanegara dan Kota Bontang.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP