Diberi Porsi Besar di Pemerintahan, Ini Tantangan Milenial di Masa Depan

Senin, 2 Desember 2019 18:30 Reporter : Dedi Rahmadi
Diberi Porsi Besar di Pemerintahan, Ini Tantangan Milenial di Masa Depan Gaji Staf Khusus Presiden. ©2019 Merdeka.com/ Instagram Jokowi

Merdeka.com - Presiden Jokowi dinilai menaruh perhatian khusus kepada generasi milenial. Di periode kedua, Jokowi menunjuk tujuh anak muda untuk mengisi posisi staf khusus. Hal ini bukan tanpa sebab, di tahun 2030, generasi milenial ini akan mengisi 70 persen penduduk Indonesia.

Jokowi berharap tujuh staf khusus milenial dapat memberikan masukan yang inovatif untuk kebijakan pemerintahan lima tahun ke depan. Jokowi meyakini para staf khusus memiliki pemikiran yang out of the box. Ada tiga tugas khusus dari Jokowi kepada tiga staf khusus milenial, salah satunya kartu pra-kerja. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin para staf khusus memberikan konsep yang inovatif sehingga nantinya kartu prakerja mudah dikontrol.

Prof. Djoko Wintoro, Wakil Rektor II Universitas Prasetiya Mulya menilai generasi minenial ini punya peluang yang besar untuk bertumbuh dan melaju pesat di industri masa depan, khususnya dalam menuju Bonus Demography Indonesia di tahun 2030, karena itu penting untuk memahami karakter dan pola karier Milenial secara global.

"Melalui kreativitasnya, generasi milenial dipercaya menjadi pendorong era komunikasi kreatif yang mampu meningkatkan perekonomian suatu negara secara keseluruhan. Sebagai penggerak bagi era ekonomi kreatif ini generasi milenial sangat berambisi dalam pencapaian kesuksesan karir dan untuk mencapai cita-cita," kata dia di Jakarta, Selasa (2/12).

"Generasi ini percaya bahwa mereka sebagai penggerak era ekonomi. Mereka mempunyai inovasi atau ide-ide baru yang belum ada dan ide-ide tersebut sangatlah kreatif dan unik," tambah dia.

Generasi milenial mampu menyelesaikan pekerjaan hanya dengan waktu semalam. Misi dapat berhasil bukan hanya karena kerja keras, namun peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media, dan teknologi digital yang menjadi penyebab utama.

"Generasi Milenial pada umumnya adalah Tech Savvy. Hal inilah yang memungkinkan mereka untuk selalu melihat informasi di internet atau sosial media. Kemudahan dalam mencari informasi dan berbagai kemudahan lain membuat kehidupan milenial relatif lebih praktis dan cepat dalam menyelesaikan pekerjaan," jelas dia.

"Di sebagian besar belahan dunia, pengaruh Milenial ditandai dengan peningkatan liberalisasi politik dan ekonomi," tambahnya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini