Dianggap bermasalah, 89 WNI dipulangkan ke Nunukan oleh pemerintah Malaysia

Jumat, 19 Oktober 2018 02:32 Reporter : Lia Harahap
Dianggap bermasalah, 89 WNI dipulangkan ke Nunukan oleh pemerintah Malaysia TKI dideportasi dari Malaysia melalui Nunukan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kerajaan Malaysia kembali memulangkan 89 warga negara Indonesia (WNI) bermasalah ke Kabupaten Nunukan, Kaltara. Mereka dipulangkan karena sejumlah kasus.

Seperti masuk ke Malaysia melalui Tawau Negeri Sabah secara ilegal. Ada pula karena masa tinggal telah melampaui batas dan berbuat tindak pidana.

Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution, menyampaikan kedatangan WNI dari Negeri Sabah dikawal oleh Konsulat RI di Tawau.

Pemulangan WNI ini berdasarkan surat KRI Tawau Nomor 1034/Kons/X/2018 tentang Pemulangan 89 WNIB ke Kabupaten Nunukan. Surat KRI Tawau yang ditujukan kepada sejumlah instansi terkait di Kabupaten Nunukan merupakan tindak lanjut Surat Jabatan Imigrasi Malaysia Nomor IM.101/S-TWU/E/US/1130-6/2018(26) tertanggal 17 Oktober 2018," katanya. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (18/10).

Berdasarkan data dari KRI Tawau dari 89 WNI itu terdiri dari 64 laki-laki, 24 perempuan dan seorang anak perempuan. Kemudian kasus yang dilakukan adalah 56 masuk secara ilegal atau tidak pernah memiliki paspor, 12 orang punya paspor tapi melampaui masa tinggal, 17 kasus narkoba dan empat kasus kriminal.

Nasution mengatakan, sebelum diusir ke daerahnya para WNI itu telah dihukum di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau dengan jangka waktu sesuai pelanggarannya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Nunukan
  2. Malaysia
  3. WNI
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini