Diajak Mabuk, Dua Pelajar di Kupang Disodomi Buruh Pelabuhan

Rabu, 11 Maret 2020 10:04 Reporter : Ananias Petrus
Diajak Mabuk, Dua Pelajar di Kupang Disodomi Buruh Pelabuhan Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan satu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kupang, Nusa Tenggara Timur menjadi korban sodomi oleh seorang buruh pelabuhan. Korban IKS (13) dan YAT (15) merupakan warga Kabupaten Kupang. Sementara korban JS (17) adalah warga Kota Kupang.

Pelaku FX (20) melakukan aksi bejatnya di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Dia telah diamankan Kepolisian Sektor Alak, Polres Kupang Kota di kediamannya di Tenau, Selasa (10/3).

Kasus ini terungkap ketika korban JS mengaku kalau dirinya diajak pelaku FX ke tempat tinggalnya di Tenau, Kecamatan Alak Kota Kupang, pada Senin (9/3) kemarin.

Tiba di tempat tinggal FX, korban diajak menikmati sebotol minuman keras jenis sopi. Awalnya korban JS menolak, namun karena terus dipaksa oleh pelaku, akhirnya korban meminum sopi tersebut hingga mabuk tak sadarkan diri.

"Setelah lima kali minum, korban JS mulai mabuk lalu kembali menolak tawaran minuman, namun FX terus memaksa hingga korban JS mabuk dan tidak sadarkan diri," jelas Kapolsek Alak, Kompol Gede Sucitra.

1 dari 1 halaman

Dia melanjutkan, ketika korban JS tak sadarkan diri, pelaku FX pun mulai beraksi dengan melucuti seluruh pakaian dan menyetubuhi korban, secara tidak normal.

Selasa (10/3) subuh sekitar pukul 02.00 Wita, korban JS sadar dari mabuk dan mendapati dirinya sudah dalam keadaan bugil. Sementara disampingnya masih ada pelaku FX. Korban JS kemudian menanyakan alasan dirinya tanpa pakaian di badan, lalu pelaku menjawab kalau korban mabuk minum keras.

"Karena korban merasa perih dan sakit pada duburnya, korban JS kemudian bergegas ke kamar mandi untuk mengecek, ternyata yang didapati duburnya telah lecet dan terluka," ujarnya.

Gede Sucitra mengungkapkan, karena tak terima dengan perbuatan pelaku, korban JS pun pulang ke rumah dan langsung memberitahukan kejadian itu kepada orang tuanya. Kemudian mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Alak.

Pengakuan yang sama juga dilontarkan oleh korban IKS. Menurutnya, pelaku FX telah menyodomi dirinya dua pekan lalu di kamar pelaku. Sementara korban YAT mengaku, dirinya tidak berhasil disodomi pelaku karena melarikan diri.

"Waktu tidur, pelaku pegang-pegang kemaluan saya jadi saya langsung kabur dari kamar pelaku," kata korban YAT saat ditemui di Mapolsek Alak.

Saat ini pelaku FX sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Alak, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara ketiga korban telah divisum di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang. [fik]

Baca juga:
Kemendikbud Kecam Pelecehan Seksual Dilakukan Pelatih Pramuka di Jatim
Iming-imingi Internet dan Minuman, Pelatih Pramuka Sodomi Siswa di Sekolah
Predator Anak di Cirebon Diciduk, Korban Mencapai 11 Orang
Cabuli Belasan Anak, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diringkus Polisi
Fakta-fakta Bocah di Kalteng Disodomi Lalu Dipenggal Hingga Tewas
Pelaku Sodomi di Kalteng Sempat Memberi Rokok ke Korban

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini