Mengawali kampanye di Kabupaten Ponorogo, Kamis (7/6), Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengunjungi sentra pengrajin gamelan yang berlokasi di Jalan Pemuda 110 Paju Ponorogo.
Kehadiran cucu sulung Presiden pertama RI, Ir Soekarno itu disambut hangat Gutanto, pengrajin usaha 'Pandhe Gong Candra Buana Laras', para kader PDIP Ponorogo hingga masyarakat setempat.
Bahkan, para Warok dan Tokoh Masyarakat setempat juga hadir menyambut hadirnya putri tunggal Guntur Soekarno dan Emilia Henny di pusat kerajinan sepanjang jalan raya arah menuju Kabupaten Pacitan itu.
Mantan anggota DPR RI dua periode itu melihat proses pembuatan gong atau gamelan serta menyerap masukan dan keluhan pengrajin alat kesenian dan budaya adiluhung asli Indonesia itu.
"Kami menitipkan kepada Mbak Puti ketika nanti menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur agar memperhatikan para pengrajin pandhe gong ini. Kami minta agar budaya Reog Ponorogo ini tetap dilestarikan," ucap Gutanto.
Puti di sentra pengrajin Gamelan Ponorogo ©2018 Merdeka.com
Bukan hanya itu, Puti juga mendapat wejangan dari Tokoh Masyarakat dan para Warok agar menjadi pemimpin yang amanah dan tidak mengejar jabatan kesuksesan hingga mengorbankan kepentingan masyarakat.
"Kami meminta agar Mbak Puti jangan mengejar jabatan. Harus amanah, kami yakin Gus Ipul dan Mbak Puti pemimpin yang amanah," ucap Tokoh masyarakat Ponorogo, Raden Mas Soehardo.
Selain mendapat banyak wejangan dan dukungan, Puti juga mendapat kenang-kenangan berupa miniatur 'Reog & Gong'. "Ini untuk oleh-oleh Mbak Puti. Kami mendoakan Mbak Puti menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur," tutup mantan Ketua DPRD Ponorogo itu.
Sementara Puti mengaku bersyukur telah disambut dengan baik kunjung di pengrajin gamelan di Ponorogo. Ia menyatakan komitmen bersama Gus Ipul untuk melestarikan dan mengangkat potensi kesenian dan budaya keraguan lokal di Jawa Timur.
"Potensi itu yang kemudian hari bisa kami kembangkan menjadi potensi wisata," ucap dia.