Di kota ini, hanya 3 peserta lampaui passing grade seleksi CPNS
Merdeka.com - Seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS telah digelar di Kota Gunung Sitoli, Sumut. Namun hanya 3 peserta yang mampu melampaui passing grade, padahal formasi tersedia untuk 55 posisi.
"Benar, hanya 3 orang yang lolos passing grade pada SKD itu. Padahal kita ada 55 posisi yang tersedia ditambah 3 lagi untuk kategori dua (peserta dari eks honorer)," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Kota Gunungsitoli, Peniel Harefa, Selasa (6/11).
Ketiga peserta yang lolos passing grade itu dua dari bidang kesehatan, yakni dokter umum dan pranata laboratorium. Seorang lagi sarjana teknik.
Peserta yang sudah lolos passing grade pada SKD ini tidak serta merta lulus menjadi CPNS. Mereka masih harus lolos seleksi kompetensi bidang (SKB).
Hasil SKD yang hanya meloloskan 3 peserta ini sudah dilaporkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Namun, Pemkot Gunung Sitoli belum mendapatkan jawaban sebagai solusi persoalan yang mereka hadapi. "Mungkin pihak Kemenpan sekarang masih sibuk mengawasi ujian yang tengah berlangsung," sebut Peniel.
Ke-55 formasi yang sebelumnya diusulkan Pemkot Gunung Sitoli itu memang sangat dibutuhkan. Jika formasi itu tidak diisi, kata Peniel, dipastikan berpengaruh pada pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan di kota itu.
Peniel mencontohkan, saat ini puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Gunung Sitoli dalam proses akreditasi. Salah satu syaratnya adalah keberadaan dokter dan petugas laboratorium. "Jika formasi itu tidak diisi, pasti akan menganggu proses akreditasi," sebutnya.
Untuk mendapatkan solusi persoalan ini, pihak Badan Kepegawaian dan PSDM Gunung Sitoli berencana ke Jakarta untuk berkoordinasi langsung dengan pihak Kemenpan RB. Di antara jalan keluar yang mereka usulkan adalah penurunan passing grade atau pe-ranking-an nilai peserta.
Menurut Peniel, solusi itu harus segera diperoleh, terlebih kondisi serupa terjadi di daerah lain di kepulauan Nias. "Setahu saya semua kondisinya seperti ini, yang lolos passing grade SKD sangat sedikit. Kabarnya di Nias Barat peserta ujiannya 3.800 lebih, yang lolos passing grade juga di bawah formasi yang tersedia," jelasnya.
Posisi CPNS yang dibutuhkan Pemkot Gunung Sitoli yang terbanyak yakni di bidang kesehatan, seperti dokter, analis rekam medik, analis pranata laboratorium kesehatan, analis kesehatan dan apoteker. Selain itu terdapat juga bidang teknik dan pendidikan. "Mungkin karena kita paling banyak di bidang kesehatan ini, maka peminatnya juga tidak banyak. Selain itu, penerimaan kan juga serentak dengan daerah lain," ucap Peniel.
SKD penerimaan CPNS Kota Gunung Sitoli digelar di Gedung Serba Guna Santo Yacobus, Jalan Yos Sudarso, Gunung Sitoli pada Senin (29/10) lalu. Total terdapat 146 peserta ikut ujian. Dua peserta yang sudah lolos seleksi administrasi tidak hadir.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya