Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di Jateng, penderita HIV paling banyak diderita warga Brebes

Di Jateng, penderita HIV paling banyak diderita warga Brebes Ilustrasi HIV. ©Shutterstock.com/OtnaYdur

Merdeka.com - Penyebaran HIV/AIDS di Tanah Air kian memprihatinkan. Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Semarang, sekitar 18.913 orang terkena HIV dan AIDS (ODHA) di Jateng. Bahkan dalam 14 tahun terakhir, sebanyak 1.490 orang telah meninggal dunia akibat HIV/AIDS.

Dari jumlah tersebut, 10.497 orang mengidap AIDS, sementara sisanya mengidap HIV. Asisten Pengelola Program KPA Jateng, Gardea Tyas Wardani, menyebutkan jumlah pengidap HIV/AIDS di Jateng itu masih jauh dari perkiraan KPA pusat.

"Kalau estimasi dari KPA pusat pada 2012 lalu ada sekitar 47.514 pengidap HIV/AIDS di Jateng. Sekarang baru 18.913 orang yang ditemukan, berarti baru sekitar 37,1 persen," kata Gardea, Selasa (5/12).

Gardea menambahkan, penyebaran HIV/AIDS di Jateng sangat memprihatinkan. "Untuk tahun 2017 ini, pengidap HIV paling banyak ditemukan di wilayah Brebes, yakni 88 orang. Nomor keduanya Kota Semarang sekitar 75 orang. Sementara untuk pengidap AIDS, paling banyak ditemukan di wilayah Kebumen, yakni 78 orang dan Sragen dengan 57 orang," katanya merinci.

Gardea menyebutkan, KPA Jateng saat ini terus berupaya menggelar sosialisasi akan bahaya HIV/AIDS. Mereka berharap dengan sosialisasi itu akan menemukan banyak penderita HIV/AIDS.

"Saat ini banyak para pengidap HIV/AIDS yang tidak tahu jika mereka terjangkit. Banyak yang masih malu untuk melakukan pemeriksaan maupun cek kesehatan. Harapan kami sih bisa menemukan lebih banyak pengidap HIV/AIDS. Kalau bisa menemukan lebih banyak, tentu lebih mudah dalam menangani," ujar Gardea.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP