Di depan Jokowi, pemulung yang kembalikan uang Rp 20 juta cuma minta salaman
Merdeka.com - Jubaidi (60), pemulung asal Yogyakarta yang jadi pembicaraan karena mengembalikan uang Rp 20 juta, menuturkan satu keinginannya di hadapan Presiden Joko Widodo. Tidak muluk-muluk, dia hanya ingin bersalaman dengan Jokowi.
Momen pertemuan tersebut terjadi dalam acara buka puasa bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin (4/6). Acara itu dihadiri Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Wakil Ketua Kadin yang juga Ketua DPR Bambang Soesatyo, serta beberapa duta besar.
Awalnya, Ketua Umum Kadin Rosan menghadirkan Jubaidi ke atas panggung dalam sambutannya. Dia menceritakan kisah inspiratifnya itu di hadapan hadirin. Jubaidi saat itu menemukan uang Rp 20 juta milik seorang satpam dan langsung mengembalikan ke Polsek setempat.
"Yang jauh lebih luar biasa, ini sudah lima kali beliau menemukan uang yang ketemu di tong sampah. Pertama Rp 4,5 juta dikembalikan, kedua Rp 5 juta lebih dikembalikan, kemudian Rp 10 juta dikembalikan, Rp 20 juta lebih dikembalikan," tutur Rosan.
Kemudian, Rosan menawarkan Jubaidi apa yang dia inginkan di hadapan Jokowi. "Tanya sekarang di depan bapak presiden mau menyampaikan apa? Di depan presiden langsung coba terserah bapak mau bilang apa?" kata Rosan kepada Jubaidi.
"Saya minta ingin jabatan tangan dengan pak presiden," jawab Jubaidi spontan. Riuh tepuk tangan pun membanjiri ruangan.
"Serta kalau boleh foto bersama-sama bapak presiden," imbuhnya.
"Pak presiden beliau hanya ingin berjabat tangan dan berfoto, saya yakin dengan kebesaran pak presiden bersedia menerima beliau untuk berjabat tangan dan berfoto," ucapnya.
Setelah turun dari atas panggung, Jubaidi langsung diarahkan oleh ajudan untuk menghadap Jokowi. Jubaidi disambut jabat tangan oleh Jokowi.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya