Desain Masjid Taman Sriwedari Solo ditargetkan selesai akhir Maret
Merdeka.com - Setelah peletakan batu pertama dilakukan awal Februari lalu, pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo tinggal menunggu desain. Diharapkan desain masjid dengan anggaran Rp 160 miliar tersebut sudah jadi akhir Maret 2018 sehingga proses pembangunan segera bisa dimulai.
Manajer Divisi Gedung PT Wijaya Karya (Wika) Rudy Hartono selaku kontraktor yang ditunjuk panitia mengatakan, saat ini pihaknya bersama panitia pembangunan mulai melakukan sinkronisasi desain dan metode pembangunan.
"Akhir bulan Maret kita target sudah ada desain tetap berikut tahapan pendirian masjid. Ini baru proses awal, klarifikasi desain, gambar dan perencanaan pembangunan. Butuh waktu sekitar dua minggu, sementara finalisasinya akan berlangsung akhir Maret," ujar Rudy, Rabu (28/2).
Menurut Rudy, proses klarifikasi desain wajib dilakukan agar persepsi Pemkot dan kontraktor sinkron dengan desain dasar yang disusun panitia. Apalagi desain sebelumnya masih berupa draf, sehingga perlu dilakukan finalisasi.
Masjid Taman Sriwedari akan dibangun di lahan eks Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari seluas 17.200 meter persegi. Bangunan utama akan menggunakan lahan seluas 4.330 meter persegi dan mampu menampung 7.680 orang jemaah. Masjid yang akan menjadi ikon baru tersebut juga dilengkapi 5 menara, satu di antaranya dibangun setinggi 114 meter.
PT Wika ditunjuk panitia sebagai pelaksana proyek tanpa melalui lelang. Panitia sengaja tak melakukan lelang lantaran dana pembangunan bukan berasal dari uang negara. Selain itu metode penunjukan dipilih guna memberi keleluasaan kontraktor dalam menentukan jenis dan kualitas material.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya