Densus 88 intensif periksa 12 WNI yang ditangkap polisi Malaysia

Jumat, 19 Desember 2014 09:17 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Densus 88 intensif periksa 12 WNI yang ditangkap polisi Malaysia kabagpenum kombes pol agus rianto. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Detasemen Khusus 88 masih terus melakukan penyelidikan kepada 12 Warga Negara Indonesia yang ditangkap kepolisian Diraja Malaysia. Pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Densus 88 mengizinkan 5 anak mereka ikut dalam pemeriksaan dan berada dalam pelukan orangtuanya.

"Karena masih bersama orangtuanya, orangtuanya masih pendalaman tentunya mereka bersama orangtuanya. Dapat fasilitas dan hak anak itu jadi perhatian kita," kata Kabag Penum Polri Kombes Pol Agus Rianto di Humas Mabes Polri, Jumat (19/12).

Sesuai undang-undang yang ada, pemeriksaan dilakukan 7x24 jam terhitung sejak mereka dipulangkan pada Senin (15/12) lalu.

"Terus dilakukan pendalaman terhadap 12 WNI yang dipulangkan polisi Diraja Malaysia pada 14 Desember lalu," katanya.

Seperti diketahui pada Minggu (14/12) kemarin, 12 Warga Negara Indonesia diamankan polisi Diraja Malaysia. 12 WNI itu terdiri dari 7 orang dewasa dan 5 anak kecil.

Mereka diamankan karena hendak mengunjungi Suriah. Disinyalir mereka ingin bergabung untuk bergabung dalam kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Saat ini pemeriksaan masih intens dilakukan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sejak Senin (15/12). Meski dalam pemeriksaan awal tak ditemukan indikasi terkait ISIS seperti lambang bendera, namun Polri memastikan diantara salah satunya merupakan mantan narapidana teroris dan terkait perampokan Bank CIMB Niaga di Medan. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. ISIS Di Indonesia
  2. Densus 88
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini