KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Densus 88 gagalkan terduga teroris hendak meledakkan bom di Bima

Senin, 19 Juni 2017 22:02 Reporter : Nur Habibie
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan Tim Detasemen Khusus 88 telah berhasil menangkap dua orang terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (16/6) kemarin.

Dari hasil penyelidikan, keduanya terindikasi berencana untuk melakukan peledakan bom di Polsek Woha, Bima pada Sabtu (17/6).

"Rencananya yang di Bima akan menyerang Polsek Woha," kata Tito di Monas, Jakarta, Senin (19/6).

Dia menjelaskan, dari hasil penangkapan dua orang terduga teroris tersebut juga adanya beberapa barang bukti yang disita untuk dilakukan penyelidikan. Hasilnya yaitu bahan yang digunakan untuk dijadikan bom ialah bahan peledak jenis TATP (triacetone triperoxide).

"(Penangkapan) di Bima ada dua, itu berikut bom yang sudah jadi, bahan peledak TATP, semua sama," ujarnya.

Selain itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menerangkan dua orang terduga teroris merupakan warga Palibelo, Bima, NTB yang berinisial K dan NH. Mereka rencanakan penyerangan ke Polsek Woha dilaksanakan pada Sabtu malam hari.

"Sabtu malam kemarin, Sabtu kemarin mau diserang tapi karena sudah ketahuan ya enggak jadi," terangnya. [noe]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.