Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demi mudik, Novi terpaksa beli tiket di calo harga dua kali lipat

Demi mudik, Novi terpaksa beli tiket di calo harga dua kali lipat Ilustrasi Mudik. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Memasuki musim mudik lebaran, tiket kapal di travel jadi rebutan. Tak ayal jika ada saja calon pemudik yang harus gigit jari tidak kebagian tiket sementara hari lebaran sudah di depan mata. Beli tiket di calo pun jadi jalan terakhir.

Demikian dialami Novi, (20), mahasiswi universitas Indonesia Timur (UIT) asal Maumere, Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ditemui di terminal penumpang anging mammiri menunggu keberangkatan KM Wilis pukul 16.00 wita. Bersama tiga rekannya sesama mahasiswa di kampus yang sama terpaksa membeli tiket di calo yang ada berkeliaran di luar pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar karena sudah tidak dapat tiket di travel yang ada di Jl Sangir langganannya tiap kali hendak pulang kampung.

"Biasanya harga tiket kapal ke Maumere seperti di mudik tahun lalu yang saya beli di travel hanya sekira Rp 200 ribu. Ini karena beli di calo, dikasi harga Rp 400 ribu terpaksa diambil saja, daripada tidak mudik,” ujar Novi kepada merdeka.com, Kamis (22/6).

Mahasiswa jurusan kebidanan semester VI ini seraya menambahkan, harga tiket memang melambung tapi untungnya karena jauh-jauh hari sebelumnya orangtua sudah mengantisipasinya dengan mengirim uang lebih cepat dan jumlah yang lebih.

Sandi, mahasiswa UIT Makassar lainnya menuturkan, tiket itu mereka peroleh dari calo yang berkeliaran di depan pintu gerbang pelabuhan. Mereka yang langsung menawari tiket sekiranya sepakat dengan harganya.

"Kami sengaja datang di pelabuhan meski tidak memegang tiket dengan harapan bisa dapat tiket di calo dan di pelabuhan memang sudah siap calo yang berdiri-berdiri menanti calon penumpang. Harganya tidak ditawar, dibeli saja karena mau mudik secepatnya, tutur Sandi.

Lama waktu pelayaran dari Makassar menuju Maumere biasanya selama 18 jam dengan menggunakan kapal besar seperti KM Bukit Siguntang, KM Umsini dan KM Lambelu. Namun kali ini menggunakan KM Wilis yang ukuran kapalnya jauh lebih kecil dari tiga kapal tersebut. Novi mengaku tidak tahu apakah dengan KM Wilis ini, waktu tempuh lebih cepat atau lebih lama. Baik Novi dan Sandi rencananya akan kembali ke Makassar tanggal 29 Juni mendatang karena ada ujian akhir program (UAP) yang harus diikuti.

Sementara itu, Anna Maryani, asisten manager hukum dan humas Pelindo Cabang Makassar yang ditemui di kantornya menuturkan, KM Wilis tujuan pelabuhan Labuan Bajo, Maumere adalah kapal ke 42 yang mengangkut pemudik sejak H-1 hingga H-4 hari ini, Kamis, (22/6).

"Jadi jumlah call kapal sejak H-1 hingga H-4 hari ini sudah ada 42 kapal dengan jumlah penumpang yang naik sebanyak 22.194 orang, penumpang turun 18.376 orang sehingga totalnya semua 40.570 orang," kata Anna Maryani. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP