Datangi Polda Metro, 'F-PKS' minta polisi tak istimewakan Fahri dan Fadli
Merdeka.com - Dua orang perwakilan dari massa yang menamakan Front Penegakan Keadilan Sosial (F-PKS) bertemu dengan pihak kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Pertemuan itu membahas perihal kasus dugaan ujaran kebencian yang menjerat nama Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon.
Dalam pertemuan itu F-PKS meminta polisi menangani kasus dua pejabat negara tersebut dengan sebaik mungkin.
"Dari polisi saya terangkan di dalam untuk panggil dan proses (Fadli dan Fahri), jangan diistimewakan, semua orang di mata hukum sama," ujar salah satu perwakilan, Abdullah Kelrey, Jumat (27/4) di Mapolda Metro Jaya.
F-PKS menegaskan akan selalu mengawal kasus ini. Bahkan, ia mengancam agar Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis dicopot apabila tak dapat menyelesaikan kasus ini.
"Kami tidak mau Fahri Hamzah dan Fadli Zon diistimewakan, kalau diistimewakan kami minta Kapoldanya di copot susah amat," tegasnya.
Sementara itu perwakilan F-PKS lainnya, Anyong mengaku telah mendapatkan keterangan dari polisi mengenai progres penanganan kasus ini.
"Kasus yang dilaporkan Rizky pada bulan Maret lalu sedang dalam tahap penyelidikan. Mereka sedang bekerja, apabila kasus ini didapati unsur-unsur yang mendekati tindakan melawan hukum, akan diproses. Tapi yang terpenting adalah kami harus mengapresiasi kinerja Polda dan kami sedang mengawal kasus ini," ujar Anyong.
Dalam aksi ini, dirinya bersama lainnya berharap agar segera tuntas sebelum memasuki bulan puasa polisi. Yang mana dirinya meminta agar segera memanggil Fadli Zon dan Fahri Hamzah untuk dimintai keterangan.
*Agar tidak terjadi kegaduhan di bulan ramadhan dan ke depannya sampai slesai pemilu. Kami ingin bangsa ini dan situasi politik bisa tetap terjaga sebagaimana mestinya," pungkas Anyong.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya