Datangi JIS, anggota DPR teriak-teriak

Selasa, 1 Juli 2014 15:16 Reporter : Al Amin
Datangi JIS, anggota DPR teriak-teriak martin hutabarat. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Anggota Komisi III beserta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Perlindungan anak Indonesia (KPAI), dan Ditjen Imigrasi hari ini mendatangi Jakarta International School. Kedatangan mereka untuk melakukan pendalaman hasil rapat dengar pendapat umum Komisi III dengan KPAI.

Saat rombongan tiba di depan WC yang menjadi lokasi pelecehan seksual, anggota Komisi III, Martin Hutabarat berteriak menyayangkan adanya pelecehan di dalam lingkungan sekolah. Terlebih JIS merupakan sekolah bertaraf internasional.

"Yang sangat melukai hati kita tidak pantas anak umur 5, 6 tahun diperlakukan kekerasan seksual apalagi menyangkut sekolah internasional," kata Martin seraya teriak ke arah pengurus JIS, Selasa (1/7).

Politikus Gerindra ini juga mempertanyakan, soal CCTV yang berada di depan pintu WC. Apakah CCTV tersebut dipasang sebelum atau sesudah adanya peristiwa pelecehan seksual.

"CCTV dipasang sesudah kejadian, Pak," jawab salah satu perwakilan JIS.

Lebih lanjut, Martin juga mengecam tidak adanya pengawasan yang benar oleh pihak JIS. Dia merekomendasikan kepada pemerintah agar keberadaan JIS ditinjau ulang. "Kita rekomendasikan agar ditinjau keberadaan yang tidak pantas dan harus dievaluasi," ujarnya dengan nada tinggi.

Namun, saat ditanyakan, apakah pemerintah harus mencabut izin beroperasinya JIS, Martin enggan memberikan komentar. Yang menjadi fokus sekarang menurutnya adalah mengevaluasi keberadaan JIS.

"Kalau untuk itu, kita lihat nanti," pungkasnya. [ren]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini