Cuma 3 kali sakit seumur hidup, Rasulullah terapkan gaya makan ini

Kamis, 8 Juni 2017 12:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Cuma 3 kali sakit seumur hidup, Rasulullah terapkan gaya makan ini Ilustrasi menu makanan di bulan Ramadan. ©2017 Merdeka.com/Tantri Setyorini

Merdeka.com - Berbuka dan makan sahur ialah aktivitas yang dilakukan oleh umat muslim saat bulan Ramadan. Kedua aktivitas makan itu sangat berpengaruh pada kesehatan jasmani bahkan rohani. Oleh karena itu, mesti tepat memilih makanan, terlebih lagi saat makan dan sahur.

Rasulullah SAW telah mencontohkan cara dan pola makan ideal yang membuatnya hanya pernah 3 kali sakit selama hidupnya. Ibnu Qayyim Rahimahullaj membagi tingkat makanan menjadi tiga tingkatan, dikutip dari buku Islamic Food Combining: Menu Sehat Nabi Muhammad karangan Denny Indra Praja:

1. Tingkatan kebutuhan

"Cukuplah bagi manusia untuk mengonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan tulang rusuknya," kata Rasulullah SAW.

Jika tidak mampu menahan dirinya untuk mengonsumsi lebih maka ia berpindah ke tingkat berikutnya.

2. Tingkatan cukup

Mengisi sepertiga perutnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk bernafas, dan hikmah di balik itu dikarenakan perut mempunyai kapasitas yang sangat terbatas. Dan jika semuanya dipenuhi dengan makanan maka tidak ada tempat lagi untuk minum dan sulit bernafas.

3. Tingkatan berlebihan

Tingkatan ini bisa membahayakan dirinya tanpa ia sadari. Kebanyakan orang yang terjangkit penyakit gula, depresi, kegemukan, jantungan dan stroke tidak lain adalah disebabkan karena tidak mengatur pola makan mereka dengan baik, serta berlebihan dalam makan dan minum. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini