Cuaca buruk halangi pengunjung TMII nikmati gerhana bulan

Sabtu, 4 April 2015 19:01 Reporter : Faiq Hidayat
Cuaca buruk halangi pengunjung TMII nikmati gerhana bulan Gerhana bulan merah. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Gerhana bulan total bakal terjadi di Indonesia petang ini. Peristiwa ini juga bisa dilihat di wilayah Amerika Utara, Australia, dan Asia.

Petugas Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi TMII, Zara menyatakan cuaca buruk yang terjadi di Jakarta bakal membuat gerhana bulan total tak bisa dilihat. Namun, dibeberapa daerah lain di Tanah Air masih dapat dilihat fenomena alam ini.

"Tapi di tempat wilayah Indonesia lain bisa melihat kalau cuacanya tak sama dengan Jakarta. Karena bisa saja Jakarta hujan misalnya Papua atau Bandung kan enggak," kata Zara di Pusat Peragaan IPTEK, TMII, Jakarta, Sabtu (4/4).

Menurutnya, proses terjadi gerhana bulan total membutuhkan sekitar waktu 30 menit. Namun, untuk menjadi gerhana bulan total hanya sekitar lima menit.

"Kalau prosesnya cepet ketimbang gerhana matahari," ujarnya.

Diketahui, gerhana bulan total kali ini diklaim sebagai satu-satunya gerhana bulan total yang bisa terlihat di Indonesia hingga kurun waktu tiga tahun mendatang. Meski gerhana bulan total juga akan terjadi pada 28 September 2015 mendatang, namun pada saat itu terjadi, di Indonesia sedang dalam kondisi siang hari.

Sementara itu, gerhana bulan yang akan terjadi tahun 2016 dan 2017 hanya akan di isi oleh tiga gerhana bulan penumbral dan 1 gerhana bulan sebagian. Setelah 4 April 2015, gerhana bulan total baru bisa teramati lagi dari Indonesia pada 31 Januari 2018. [efd]

Topik berita Terkait:
  1. Gerhana Bulan
  2. Jakarta
  3. Blood Moon
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini