Cerita Sandiaga Makin Dekat dengan Keluarga Saat Masa Jaga Jarak

Kamis, 26 Maret 2020 19:34 Reporter : Ahda Bayhaqi
Cerita Sandiaga Makin Dekat dengan Keluarga Saat Masa Jaga Jarak Sandiaga Uno. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bercerita kegiatannya selama masa jaga jarak (physical distancing) saat krisis virus corona ini. Sandiaga mengatakan, sudah 20 hari sejak 6 Maret lalu dia berada di rumah saja.

Dia menuturkan, selama masa jaga jarak ini banyak lebih dekat dengan istri dan putranya. Kata Sandi, paling sulit adalah menjelaskan kepada putranya, Sulaiman, bahwa masa jaga jarak ini bukan liburan. Sandi juga menceritakan bagaimana aktivitas dengan putranya itu.

"Sangat sulit ya karena Sulaiman awalnya itu menganggap ini liburan gitu, tapi ini kan sebetulnya adalah home learning dan online learning. Jadi saya mengajarkan dia salam corona, saya tidak bersentuhan dan dia belajar di rumah kebetulan sekolahnya sudah memberikan paket paket modul, modulnya dan menggunakan fasilitas zoom, google maupun beberapa fasilitas online lainnya," kata Sandi saat teleconference dengan wartawan, Kamis (26/3).

Sementara, sang istri Nur Asia menikmati kehadiran Sandi yang selalu di rumah karena masa jaga jarak. Sandiaga mengaku, kini lebih dekat dengan sang istri.

"Alhamdulillah memang orang rumahan ya jadi Nur dia enjoy banget saya banyak di rumah dan iya saya lebih mengenal istri saya lebih dekat sekarang," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini.

Sandiaga mengatakan, selama masa jaga jarak lebih produktif. Dia kerap membantu UMKM dengan bekerja dari rumah.

Selama jaga jarak, Sandi menjaga diri secara hati-hati, rajin cuci tangan dan menjaga kesehatan. Interaksi dengan orang luar juga dihentikan, undangan menghadiri acara juga dia tolak. Sementara, Sandi tetap melakukan olahraga di sekitar rumahnya.

1 dari 1 halaman

Kerap ke Luar Negeri

Sebelum darurat corona, Sandiaga mengakui kerap bepergian ke luar negeri hingga kembali 6 Maret lalu. Dia bepergian ke Jepang, Malaysia, sampai Singapura. Sepulangnya dari luar negeri, dia terkena penyakit flu. Namun, Sandiaga menolak tes corona.

"Saya sendiri banyak yang menyarankan tes corona. Tetapi saya melihat lebih harus diberikan prioritas ke masyarakat lansia, kemudian saudara-saudara kita yang rentan seperti misal yang asma, diabetes, paru-paru," kata Sandi.

Kondisi Sandi kian membaik. Namun, dia tetap berperilaku layaknya orang yang sudah terjangkit corona. Yaitu dengan menjaga kesehatan secara hati-hati. Menurutnya, cara ini akan membantu menurunkan angka terjangkit virus corona.

"Jadi dengan kita berperilaku seperti sudah mengidap corona ini akan sangat membantu penurunan. Saya menganggap karena saya banyak travel dan bertemu orang, saya sangat mungkin saya terjangkit," jelas mantan Cawapres Prabowo Subianto ini. [eko]

Baca juga:
Sandiaga Minta Pemerintah Beri Bantuan ke Rakyat Sebelum Lockdown Parsial
Pasien Positif Corona di Kota Bekasi Bertambah Jadi 19 Orang
Daftar Industri yang Terdampak Corona, Paling Besar Sektor Makanan dan Minuman
Bila Wabah Pandemi Mengistirahatkan Ratusan Pesawat Komersil di AS
Cegah Penyebaran Corona, Wapres Ma'ruf Imbau Warga Tidak Mudik
Waspada Sebaran Corona, 3 Blok di Pasar Tanah Abang Tutup Sementara Mulai Besok

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini