Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang merupakan seorang arsitek diketahui banyak membangun masjid. Bangunan masjid yang dibuat Ridwan Kamil ini tersebar di Nusantara bahkan hingga luar negeri.
Kerapnya Ridwan Kamil membangun masjid ini tidak lepas dari peran sang ayah yang sempat menjadi pengurus masjid. Ketika masih kecil, Ridwan Kamil sering diajak untuk membantu mengurus masjid.
Ridwan Kamil mengatakan ketika masjid itu dalam proses pembangunan atau renovasi, dia sering diminta menemani sang ayah untuk membeli kayu atau semen yang kemudian dibawa menuju masjid.
Dalam kesempatan itu, sang ayah memberikan pesan kepada Ridwan Kamil. Yakni untuk tidak pernah berhenti untuk membangun masjid.
"Almarhum ayah saya itu pengurus masjid, jadi saya sering dibawa ke masjid beli semen, beli kayu. Beliau lalu berpesan jangan pernah berhenti membangun masjid," kata Ridwan Kamil saat mengisi kuliah subuh di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Rabu (6/4).
Ridwan Kamil menyebut saat ini sudah ada puluhan masjid yang dia buat desainnya. Tak hanya itu, puluhan masjid itu juga sudah selesai dibangun.
Ada beberapa masjid hasil desain Ridwan Kamil yang berkesan baginya. Misalnya Masjid 99 kubah yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Alhamdulillah saat ini sudah ada puluhan masjid yang saya desain dan dibangun. Kalau yang paling besar itu ada di Makassar. Masjid pinggir laut namanya Masjid 99 kubah, itu hasil imajinasi saya," ungkap Emil.
Lebih lanjut pria berusia 50 tahun itu juga menyebut di Jawa Barat sedang ada pembangunan masjid besar yang ia desain. Masjid itu dinamakan Masjid Al Jabbar.
"Sedang dibangun masjid di Jawa Barat yang inspirasinya dari rumus matematika, makanya namanya Masjid Al Jabbar, itu juga bisa jadi singkatan Jawa Barat karena tidak mungkin masjid Al Jatim," kata Emil sembari tertawa dan diikuti jamaah yang hadir.
Masjid lainnya adalah masjid di lereng Gunung Merapi yang didesain oleh Emil dan didanai oleh Masjid Jogokariyan. Masjid ini dibangun usai erupsi Gunung Merapi 2010 lalu.
"Saya desain dengan batakonya berasal dari abu vulkanik sisa letusan. Kan banyak tuh jumlahnya terus dibuat jadi batako dan dipakai membangun masjid. Sebagian batako juga dijual oleh masyarakat untuk memutar ekonomi mereka," tutur Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga menyebut desain masjid hasil karyanya tidak hanya tersebar di Tanah Air. Tapi juga banyak yang ada di luar negeri. Salah satunya yang ada di Palestina.
"Di Gaza, Palestina. Masjid ini penghasil tahfiz, dibom Israel hancur. Mereka salat harus pakai tenda bertahun-tahun. Maka bersyukurlah masjid di Indonesia ada di mana-mana tinggal dimakmurkan. Masjid itu tinggal 15 persen lagi," ungkap Emil, seraya juga mengajak jemaah ikut berdonasi di masjid Palestina tersebut.
Selain itu, Ridwan Kamil juga sudah mendesain bangunan masjid di belahan dunia yang lain. Termasuk di Spanyol dan Amerika Serikat.